JURNALSUKABUMI.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi selalu berupaya konsisten dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi warga binaannya. Hal itu disampaikan Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Christo Toar, dalam keterangannya, pada Rabu (22/2/2023).
Dijelaskannya, pelayan kesehatan yang diberikan kepada warga binaan merupakan wujud pelayanan prima yang diberikan oleh Lapas Sukabumi.
Lebih lanjut, Christo mengatakan, bahwa dalam memberikan pelayanan bagi warga binaan, pada pelaksanaannya Lapas Sukabumi didukung dengan petugas kesehatan yang profesional.
“Dalam memberikan pelayanan kesehatan, kami didukung dengan tenaga medis yang cukup dan tersertifikasi, sehingga kami bisa memberikan pelayanan secara optimal dan profesional,” ucap Christo.
Selajutnya, Christo menuturkan, saat ini Lapas Sukabumi sudah memiliki dokter yang memiliki izin praktek serta sudah memiliki sertifikat izin klinik. Sehingga dalam pelayanan kesehatan tidak perlu diragukan lagi karena sudah memiliki legalitas dalam memberikan tindakan medis.
“Persyaratan administrasi, klinik kami sudah memiliki sertifikat izin klinik dan juga Surat Laik Higiene, sehingga dapat meningkatkan layanan kesehatan bagi warga binaan,” jelasnya.
Sejauh ini lapas Sukabumi, kata Christo, sudah menangani beberapa penyakit yang dapat ditangani oleh para petugas kesehatan Lapas, diantaranya TBC, HIV, Scabies, dan juga Covid -19.
“Demi meminimalisir penyebaran penyakit menular, kami sudah menerapkan prosedur agar penyakit menular bisa ditangani di lapas, contohnya tingginya potensi penularan TBC. Sehingga mendorong klinik Lapas untuk melaksanakan skrining sejak pertama kali Tahanan atau WBP masuk ke dalam Lapas,” terangnya.
Ditambahkannya, selain itu, Lapas Sukabumi juga memiliki layanan disabilitas, layanan untuk perempuan, layanan kesehatan mental, layanan gizi dan makanan serta layanan sanitasi dan kesehatan lingkungan.
“Pada pelaksanaannya yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan, Rumah sakit, dan Puskesmas, sehingga dapat terlaksananya pelayanan kesehatan yang prima bagi warga binaan,” pungkasnya.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: Haris












