Hari Kanker Sedunia, RSUD R Syamsudin SH Sampaikan Edukasi Tumor Hidung dan Sinus

Rabu, 15 Februari 2023 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Peringati hari Kanker Sedunia yang jatuh pada tanggal 4 Februari, RSUD R Syamsudin SH (Bunut) memberikan edukasi kepada masyarakat melalui kanal radio 107,7 Bunut FM, pada Selasa (13/2/2023) kemarin.

Bertajuk tema mengenal tumor hidung dan sinus, dr Oscar spesialis THT menyampaikan wawasan mengenai bahaya dan pencegahan dini penyakit tersebut.

Dr Oscar mengatakan, dalam lima tahun terakhir WHO atau organisasi kesehatan dunia mencatat terdapat peningkatan kasus tumor hidung, sekitar 9 hingga 10 persen.

“Penelitian berdasarkan definisi, jadi kanker itu sudah ada beberapa faktor salah satunya melalui aktivitas sehari-hari seperti lingkungan pekerjaan sering terpapar polusi tinggi,” ujar Oscar

Dia menjelaskan, selain paparan polusi pola hidup kurang sehat dalam mengkonsumsi makanan juga menjadi faktor lain penyebab seseorang terkena tumor hidung.

Untuk mendiagnosa indikasi penyakit tersebut, lanjut dia, kini RSUD Bunut juga sudah memfasilitasi pengobatan tersebut.

“Alat diagnostik kita punya sekarang. Kalau fungsi hidung terganggu fungsi sinus juga akan terganggu. Sinus itu rongga-rongga di sekitar hidung,” jelasnya.

Lanjut dia, tumor di kualifikasi berdasarkan anatominya jinak dan ganas. Diagnosa tersebut dapat diketahui setelah dilakukan pemeriksaan patogen otomi.

“Tumor nggak selalu jinak, terbagi jinak dan ganas gejalanya yang pertama sumbatan di hidung tergantung tumor ganas atau jinak, karena itu harus diperiksa dulu,” jelasnya.

Dia menyampaikan, umumnya gejala awal tumor hidung yaitu terjadi sumbatan yang tidak kunjung sembuh. Akan tetapi, gejala tersebut bukan satu-satunya. Kemungkinan lain seperti kelainan anatomi pada tulang hidung, juga bisa sebabkan terjadi sumbatan sinus.

“Lama-lama sumbatan tidak akan hilang dengan obat kalau misal ada sesuatu yang menyumbat dalam hidung harus memeriksakan, Apakah itu hanya kelainan anatomi atau lainnya,” papar dia.

Lebih lanjut, dr Oscar pun menganjurkan apabila merasakan gejala demikian, agar segera berkonsultasi dengan dokter untuk menghindari terjadinya komplikasi karena penanganan yang tertunda.

“Berobatlah se awal mungkin sehingga tidak terjadi komplikasi. Karena itu biasakanlah cuci hidung itu betul karena dia membantu fungsi hidung bekerja lebih baik sehingga pH yang bisa terjaga normal setidaknya bisa mengurangi,” pungkasnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Terima Penghargaan Swasembada Pangan Nasional 2026, Distan Sukaes Serap Gabah Padi 
Komisi IV DPRD Sukabumi Dorong Percepatan Pembangunan RSUD Sukalarang
Menuju Penyerapan Tenaga Kerja Berkelanjutan, Disnakertrans Sukabumi Bentuk Tim RAD
DP3A Tekankan RJ Tidak Berlaku Untuk Kasus Kekerasan Seksual Anak
Disnakertrans Kabupaten Sukabumi Prioritaskan Penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka
Sah! 21 Camat Dilantik sebagai PPATS, Sekda: Berikan Layanan Prima dan Profesional
DP3A Tegaskan Penghapusan Kekerasan Anak dan Perempuan Jadi Prioritas 2026 di Sukabumi
Gebyar Mubarokah Masjid Baiturrahman ke-8 Jadi Momentum Pembangunan Pustu di Sukabumi

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 13:45 WIB

Terima Penghargaan Swasembada Pangan Nasional 2026, Distan Sukaes Serap Gabah Padi 

Jumat, 16 Januari 2026 - 13:13 WIB

Komisi IV DPRD Sukabumi Dorong Percepatan Pembangunan RSUD Sukalarang

Jumat, 16 Januari 2026 - 13:08 WIB

Menuju Penyerapan Tenaga Kerja Berkelanjutan, Disnakertrans Sukabumi Bentuk Tim RAD

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:01 WIB

DP3A Tekankan RJ Tidak Berlaku Untuk Kasus Kekerasan Seksual Anak

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:56 WIB

Disnakertrans Kabupaten Sukabumi Prioritaskan Penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka

Berita Terbaru

HEADLINE

Kangkangi Aturan, BKPSDM Sukabumi Tegas Pecat 10 ASN

Sabtu, 17 Jan 2026 - 10:36 WIB