JURNALSUKABUMI.COM – Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi beserta Forkopimda memantau kelancaran puncak perayaan Cap Go Meh di Jalan Pajagalan, Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi Sabtu (11/2/2023).
Kang Fahmi mengatakan, bersyukur tahun ini perayaan Cap Go Meh bisa kembali digelar setelah tertunda selama hampir tiga tahun karena aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) saat pandemi Covid-19.
“Pertama kita bersyukur bahwa kegiatan festival budaya Cap Go Meh ini kembali dapat dilaksanakan di tahun 2023 setelah tahun 2020 terakhir kita melaksanakannya,” ucap Kang Fahmi.
Dia juga memastikan, festival tersebut akan dimasukan dalam agenda tahunan atau ‘calender of event’.
“Dengan melihat antusias dari warga masyarakat, termasuk juga pengunjung dari luar Kota Sukabumi sebagaimana yang kita rencanakan, ini dapat menjadi bagian dari calender of event yang kita selenggarakan rutin setiap tahun,” jelasnya.
Lebih lanjut, pihaknya telah merencanakan agenda tersebut dengan para tokoh warga Tionghoa untuk membuat kawasan yang terintegrasi pada 2024 mendatang.
Menurutnya, dengan adanya festival tersebut dapat memberikan kontribusi pada perkembangan dan kemajuan ekonomi kreatif.
“Kita masukan ke dalam calender of event di tahun 2024 dan seterusnya. Tentunya pertama ini terjadi proses pergerakan ekonomi kreatif bagaimana kita melihat para pedagang semuanya luar biasa ekonomi kreatif saat ini,” imbuhnya.
Dia menambahkan, dengan demikian Pemerintah Daerah pun akan melakukan penataan di kawasan seputar Vihara Widhi Sakti, agar selanjutnya perayaan tersebut dapat berlangsung lebih nyaman
“Yang kedua tentunya ini jadi pr juga bagi pemerintah daerah bagaimana kita melakukan penataan di kawasan seputar wilayah Vihara Widhi Sakti ini. Sehingga kolaborasi menghasilkan kawasan yang terintegrasi nantinya,” pungkasnya.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: Usep Mulyana












