Kadiskan: Ikan Pindang Produk Olahan Ikan Terbesar di Kabupaten Sukabumi

Jumat, 10 Februari 2023 - 12:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, mengatakan, ikan pindang masih menempati posisi teratas dan terbesar untuk kelompok produk olahan berbahan dasar sejenis.

Demikian disampaikan Nunung saat kelompok pengolah pemasar (Poklahsar) Pindang Barokah yang berlokasi di Desa Mekarsari Kecamatan Cicurug, Jumat (10/2/23).

“Ikan pindang masih merupakan produk olahan ikan dengan jumlah produksi terbesar di Kabupaten Sukabumi,” kata Nunung, kepada jurnalsukabumi.com.

Unit pengolah ikan pindang di Kabupaten Sukabumi hampir 99 persen masih skala mikro dan masih menggunakan proses secara tradisional,” tambahnya.

Lebih jauh dia menegaskan, bahwa Kabupaten Sukabumi memiliki potensi perikanan cukup besar, baik perikanan darat, payau maupun laut. Sehingga dengan potensi tersebut, usaha
pengolahan ikan di Kabupaten Sukabumi berkembang cukup besar juga.

Terkait bahan baku ikan, tidak hanya mengandalkan dari hasil tangkapan nelayan setempat tetapi juga menggunakan bahan
baku dari luar Sukabumi. Alhasil, ketersedian bahan baku akan tetap terpenuhi, salah satunya adalah untuk bahan baku pengolahan ikan pindang.

Dalam kesempatan yang sama, Kadiskan didampingi Kepala Bidang Pengolahan dan Jabatan Fungsional Pembina Mutu, mengunjungi salah satu Kelompok Pengolah Pemasar (Poklahsar) Pindang Barokah Cicurug. Kelompok pindang
terbesar di Kecamatan Cicurug.

Poklahsar Pindang Barokah berlokasi di Desa Mekarsari Kecamatan Cicurug. Kelompok pemindang ini diketuai oleh Haji Parman, dengan jumlah anggota sebanyak 10 orang.

Pengolahan pindang ini pertama kali didirikan dan membuka usaha  sejak 1980. Proses pemindangan berjalan setiap hari, dengan jumlah produksi kurang lebih sebanyak 500 kilogram. Jenis ikan yang sering dipindang adalah tongkol, cakalang, lemuru, bandeng dan semar.

Poklahsar Pindang Barokah memiliki cold storage dengan kapasitas 60 ton. Cold storage ini berfungsi untuk menyimpan dan menyediakan bahan baku para pengolah ikan pindang sekitar wilayah Kecamatan Cicurug, Cibadak dan Parungkuda.

Kunjungan ini bertujuan untuk melaksanakan pembinaan mutu kepada pengolah ikan pindang. Seperti kita ketahui bersama bahwa semua produk yang beredar di masyarakat harus memenuhi standar mutu pangan yang berlaku. Sehingga produk olahan ikan yang tersedia di pasar merupakan produk yang aman untuk dikonsumsi.

Selain itu juga mutu yang baik bertujuan untuk mempertahankan posisi tawar dan menjamin penerimaan produk olahan
perikanan di pasaran, maka setiap standar yang berlaku harus dipenuhi.

Keterampilan penanganan ikan dan keunikan cita rasa produk dengan dukungan pembinaan mutu diyakini dapat menjawab tantangan standar mutu
tersebut.

Pembinaan penerapan standar mutu dan percepatan sertifikasi mutu dinilai strategis dalam membantu permasalahan yang dihadapi pelaku usaha
dalam peningkatan daya saing produk kelautan dan perikanan.

Tujuan kegiatan pembinaan mutu dan keamanan hasil kelautan dan perikanan kata Nunung harus memenuhi standarisasi yang memiliki tujuan yakni meningkatkan mutu dan keamanan produk pindang ikan.

Disamping itu juga untuk meningkatkan kapasitas produksi dan penerapan standar mutu
pada unit pengolahan ikan pindang dan meningkatnya penerapan kelayakan pengolahan dan standar mutu pada unit pengolahan ikan pindang.

Tujuan lainnya adalah untuk meningkatnya angka konsumsi ikan pindang serta Meningkatnya kesejahteraan para pengolah ikan pindang yang ada di wilayah tersebut.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Koperasi PBMS Raih Bumi Untuk Sesama dari IJTI, 10 Rutilahu Jadi Bukti Kepedulian
POCARI SWEAT Run Bandung 2026: Birukan Bandung di Hari Jadi ke-216
SCG Dorong Penerapan Ekonomi Sirkular Indonesia sebagai Strategi Daya Saing Industri, Ubah Limbah Jadi Energi dan Produk Bernilai Tinggi
Lewat Sukabumi Expo 2026 BPR bidik UMKM lewat Kredit Priamas
Aktivasi TTE hingga Promosi UMKM, Diskominfosan Jadikan Stand Expo Ruang Komunikasi Publik
Cuma Rp50 Ribu Sudah Bisa Nabung, SiBarokah BPR Sukabumi Hadir di Sukabumi Expo
BPR Sukabumi Cibadak Bidik Ekspansi Kredit di Tengah Ekonomi yang Menantang
Deposito di BPR Sukabumi Terjamin Aman dan Bunga Lebih Menguntungkan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 06:53 WIB

Koperasi PBMS Raih Bumi Untuk Sesama dari IJTI, 10 Rutilahu Jadi Bukti Kepedulian

Minggu, 20 September 2026 - 14:20 WIB

POCARI SWEAT Run Bandung 2026: Birukan Bandung di Hari Jadi ke-216

Jumat, 18 September 2026 - 16:48 WIB

SCG Dorong Penerapan Ekonomi Sirkular Indonesia sebagai Strategi Daya Saing Industri, Ubah Limbah Jadi Energi dan Produk Bernilai Tinggi

Minggu, 13 September 2026 - 14:22 WIB

Lewat Sukabumi Expo 2026 BPR bidik UMKM lewat Kredit Priamas

Minggu, 13 September 2026 - 13:52 WIB

Aktivasi TTE hingga Promosi UMKM, Diskominfosan Jadikan Stand Expo Ruang Komunikasi Publik

Berita Terbaru

HEADLINE

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Okt 2026 - 14:12 WIB