JURNALSUKABUMI.COM – Pengurus Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Sukabumi menyampaikan kepada Bupati Sukabumi berkaitan dengan kesehatan gigi bagi masyarakat dan pembahasan mengenai kepengurusan baru PDGI periode 2022-2025.
Ketua PDGI Cabang Sukabumi Drg. Hendra mengatakan, Indonesia harus bebas karies atau gigi berlubang di 2030. Maka dari itu, PDGI Cabang Sukabumi hadir untuk ikut serta menyukseskan program pemerintah tersebut.
“Lewat pertemuan ini, kami mendukung program pemerintah secara kemampuan PDGI. Apalagi PDGI siap berkomitmen, berkolaborasi, berkomunikasi, dan bersinergi dengan Pemda. Terutama, dalam pemecahan masalah yang ada. Bersama melakukan pergerakan agar tujuan negara tercapai,” ujar Drg. Hendra, (4/1/2023).
Dalam memenuhi target tersebut lanjut ia, PDGI siap bergerak bersama pemda. Terutama dari sisi preventif dan promotif terkait permasalahan gigi.
“Sebab pelayanan dokter gigi ini bukan ketika gigi berlubang, tapi perawatan pun harus dilakukan agar tidak terjadi karies,” terangnya.
Menurutnya, dokter gigi di Sukabumi hanya 134 orang, jumlah tersebut tersebar di Kota dan Kabupaten Sukabumi.
“Keanggotan yang tercatat di kami ada 134 dokter gigi. Sekitar 60 orangnya di Kabupaten Sukabumi,” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengaku bersyukur bisa beraudiensi dengan PDGI. Apalagi, kehadiran PDGI bisa ikut serta membangun Pemkab Sukabumi.
“Kita ada program dokter masuk kampung. PDGI pun bisa ikut terlibat dalam pemeriksaan dasar kesehatan gigi masyarakat di perkampungan,” bebernya.
Bahkan, bisa membantu sosialisasi kepada masyarakat. Terutama mengajak masyarakat untuk rutin mengecek gigi ke pusat pelayanan kesehatan.
“PDGI bisa bersama pemda berbarengan dalam menjawab berbagai persoalan di masyarakat. Terutama dari sisi pemeriksaan kesehatan gigi,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan






