Kaki Patah Usai Saling Tabrak, Begini Kondisi Pembalap di Ujunggenteng!

Rabu, 4 Januari 2023 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Insiden kecelakaan yang terjadi pada event balap motor dengan Trek Pesisir Pantai Ujunggenteng di Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi menyebabkan seorang pemotor alami luka cukup parah pada kaki.

Pemotor tersebut bernama Evan (38), saat ajang balap berlangsung dia tertabrak motor lain di saat dirinya dalam kondisi sudah terjatuh dari motor.

Akibatnya, ia mengalami patah tulang pada kaki, bahkan kondisinya remuk. Kini warga asal Kampung Selakopi, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade itu dirawat ke RS Hermina Sukabumi.

Manager Pelayanan Medik (Yanmed) RS Hermina Sukabumi, dr Winda Novelia menuturkan, saat diterima kondisi korban dalam keadaan sadar dan mengalami patah tulang terbuka, pada Selasa (3/1/2022) dini hari.

“Saat datang kondisi pasien masih stabil, penuh kesadaran, masih bisa ditanya dan karena kejadian trauma jadi kita langsung evakuasi sesuai emergency,” kata Winda saat ditemui di RS Hermina, Rabu (4/1/2023).

Winda mengatakan, dari hasil pemeriksaan penunjangnya juga ada patah di bagian tulang kaki kiri. Patah terbuka, sehingga harus dilakukan stabilizer, agar tidak terjadi infeksi dan dilakukan pembersihan.

Setelah dilakukan penanganan awal di Instalasi Gawat Darurat, lanjut dia, langsung dilarikan ke ortopedi untuk menjalani operasi bedah tulang pada kaki korban. Kemudian dipasang alat seperti pen untuk menyatukan dan menjaga posisi tulang yang patah.

“Akhirnya dari IGD dikonsulkan ke dokter bedah tulang, persiapan operasi karena memang dari hasil fotonya ditemukan indikasi dilakukan operasi oleh bedah tulang. Sambil persiapan, pasiennya direncanakan operasi,” terang dia.

Lebih lanjut, kata dia, alat semacam pen yang terpasang di kaki itu bersifat sementara dan bukan permanen. Proses operasi tersebut berlangsung selama kurang lebih dua jam. Setelah kondisi tulang membaik maka alat tersebut akan dilepas.

Ditanya soal kemungkinan korban untuk bisa mengendarai sepeda motor lagi, Winda menjelaskan, hal tersebut tergantung pada perkembangan terapi pasca operasi.

“Tergantung dari perkembangan pasiennya nanti. Kalau misalkan cepat, bagus ya bisa kembali mengendarai. Tergantung kepatuhan saat terapi, karena ini jangka panjang dan bertahap, tidak bisa langsung,” tandasnya.

Sementara itu, Asep Lukman, Ketua Paguyuban Balap Pesisir Pantai Ujunggenteng menyebut, saat kecelakaan terjadi, beberapa orang dari paguyuban langsung memberikan pertolongan pertama kepada pembalap tersebut.

“Kondisi korban pas kecelakaan juga salah satu dari kami langsung tanggap. Kami bawa, pertama ke Puskesmas ada dua orang, yang satu kami bawa langsung ke Rumah Sakit Jampang, satu lagi ke tukang urut. Kondisi sekarang, pas hari kejadian malamnya kami tengok ke RS Jampang, dirujuk ke kota. Kalau lukanya di kaki sebelah kiri,” sambungnya.

Reporter: Fira AFS/Ilham | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Nyalip Bersamaan di Cibadak, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Bertabrakan dengan Mikrobus
Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran
Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan
Api Cepat Merambat di Ciptamulya, Kodim 0622 Sukabumi Bantu Kendalikan Kebakaran
Kasepuhan Ciptamulya Terbakar Hebat, Rumah Adat hingga Permukiman Ludes
Laka Maut Pasutri di Cijalingan Sukabumi, Suami Tewas Terlindas Truk dan Istri Patah Kaki
Korban Jiwa Kembali Berjatuhan, Tambang Ilegal Masih Marak di Sukabumi
Lilin saat Listrik Padam Berujung Petaka, Tiga Bocah Meninggal dalam Kebakaran di Sukabumi

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:49 WIB

Nyalip Bersamaan di Cibadak, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Bertabrakan dengan Mikrobus

Senin, 27 Juli 2026 - 10:37 WIB

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:56 WIB

Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:48 WIB

Api Cepat Merambat di Ciptamulya, Kodim 0622 Sukabumi Bantu Kendalikan Kebakaran

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:03 WIB

Kasepuhan Ciptamulya Terbakar Hebat, Rumah Adat hingga Permukiman Ludes

Berita Terbaru