Polisi Amankan Terduga Pelaku Pengrusakan Loket di Stasiun KAI Sukabumi

Jumat, 9 Desember 2022 - 17:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Jajaran Polsek Cikole, Polres Sukabumi Kota mengamankan I (33) terduga pelaku tindak pidana pengrusakan di Stasiun Kereta Api (KAI), pada Jumat 9 Desember 2022.

Kapolsek Cikole, AKBP NR Subarna, mengatakan peristiwa itu bermula pada saat pihaknya menerima laporan dari PT. KAI Sukabumi bahwa telah terjadi pengrusakan loket oleh salah satu calon penumpang.

“Setelah anggota datang ke lokasi untuk meminta keterangan dari saksi, maupun yang terduga pelaku,” ujar Subarna dalam keterangannya saat ditemui di Mapolsek Cikole.

Kronologis terjadinya pengrusakan oleh seorang oknum penumpang itu, kata Subarna, diakibatkan kedua anaknya tidak diperbolehkan naik kereta, dengan alasan belum divaksin.

“Untuk terduga pelaku, setelah kejadian itu masih ditahan di sana (PT. KAI). Baru kemudian, kami bawa ke Mapolsek Cikole untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” terangnya.

Sebelumnya, seorang oknum calon penumpang merusak loket stasiun karena tidak menerima pada saat tidak diizinkan melakukan perjalanan Kereta Api (KA) oleh petugas.

Kahumas KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa, mengatakan calon penumpang sebelumnya akan menggunakan KA Lokal Pangrango relasi Sukabumi-Bogor.

Namun saat melalui proses pemeriksaan, berdasarkan sistem terdata bahwa dari lima calon penumpang dalam satu kode booking itu terdapat dua nama yang tidak sesuai dengan persyaratan, salah satunya vaksin. Maka sesuai aturan, kedua nama tersebut tidak diizinkan melanjutkan perjalanan dan diarahkan ke loket.

“Jadi saat diberikan penjelasan, salah satu calon penumpang berinisial IT tidak mau menerima aturan yang berlaku dan sempat mendorong petugas boarding, kemudian memecahkan kaca loket Stasiun yang mengakibatkan tangan satu petugas luka terkena serpihan kaca,” jelas Eva dalam keterangannya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala
Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen
Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir
Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk
Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Ditemukan Tewas
Cut and Fill di Cikembar Dikeluhkan, Warga Soroti Debu dan Kebisingan 
Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk

Berita Terbaru