Kakek, Nenek, dan Cucu, Tiga Korban Tertimbun Longsor di Caringin Berhasil Dievakuasi

Senin, 24 Oktober 2022 - 20:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Tiga orang meninggal dunia tertimbun longsor Kampung Cileutik, Kecamatan Caringin Kabupaten Sukabumi, Senin (24/10/2022). Satu korban terakhir yang berhasil dievakuasi teridentifikasi sebagai Maman (60).

Longsor menimpa dua unit rumah di lokasi tersebut. Ketiga korban tak sempat menyelamatkan diri

Dua korban lainnya yakni Mumu (58) dan Bayu (8), berhasil dievakuasi lebih dulu pada pukul 17.45 WIB. Korban terakhir dievakuasi sekitar pukul 18.30 WIB.

Ketiganya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia merupakan satu keluarga, yaitu kakek, nenek, dan cucu.

Kapolsek Caringin Polres Sukabumi, Ipda Sugiarto, menuturkan bencana longsor terjadi saat kondisi cuaca sedang tidak hujan. Polisi akan menyelidiki terkait itu.

“Karena tiga korban sudah ditemukan, kemudian kita akan membuka jalan. Setelah itu kita akan diakukan penyelidikan, apa sih penyebab dari longsoran tersebut. Kalau sementara ini karena tanah yang labil, jadi terjadi longsor. Karena pada saat kejadian longsor tersebut juga tadi tidak dalam keadaan hujan,” kata Sugiarto.

Sugiarto mengatakan, ketiga korban tersebut selanjutnya dibawa ke RSUD Sekarwangi untuk penanganan awal medis.

“Alhamdulillah sampai saat ini ketiga korban sudah dapat dievakuasi dan dibawa ke Sekarwangi. Untuk penanganan awal, yang jelas kita evakuasi terlebih dahulu, kemudian kita upayakan koordinasi dengan dinas instansi terkait untuk membuka jalan,” ujarnya.

Saat ditanya terkait dugaan korban lain yang melintas area longsor tersebut, Sugiarto menyebut sejauh ini polisi belum mendapat laporan dari warga.

“Sementara belum ada informasi yang melintas. Kita sedang berkoordinasi dg instansi terkait BPBD dan SAR, td juga sudah koordinasi untuk alat berat. Alhamdulillah sudah datang, kita juga koordinasi untuk truk pengangkut. Karena disini tidak ada lahan atau tempat untuk membuang material yang dekat, jadi kita angkut dengan kendaraan roda empat atau dam truk,” tandasnya.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja
Oknum Komite MAN 3 Sukabumi Ditangkap Kasus Sabu, 6 Paket Barang Bukti Diamankan
Kecelakaan di Leter S Cikidang, Pengendara yang Tak Kenal Medan Diminta Waspada
Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali
Gempa, Tsunami hingga Longsor, BPBD Kenalkan Ancaman Bencana kepada Ratusan Siswa
Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab
Kasus Kades Positif Sabu, Bupati Sukabumi Serukan Perang Melawan Narkoba 
US Oknum Kades Tamanjaya Ciemas Positif Narkoba, Polisi Ungkap Barang Bukti Alat Hisap Sabu

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:07 WIB

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:01 WIB

Oknum Komite MAN 3 Sukabumi Ditangkap Kasus Sabu, 6 Paket Barang Bukti Diamankan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Kecelakaan di Leter S Cikidang, Pengendara yang Tak Kenal Medan Diminta Waspada

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Gempa, Tsunami hingga Longsor, BPBD Kenalkan Ancaman Bencana kepada Ratusan Siswa

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB