JURNALSUKABUMI.COM – Ketua DPD PKS Kabupaten Sukabumi, M. Sodikin menuturkan, sejarah angkatan perang Republik Indonesia pernah memakai nama yang berganti-ganti, dari Badan Keamanan Rakyat (BKR) hingga ABRI.
Tepat pada tanggal 05 Oktober 2022 merupakan Hari jadi TNI ke-77. Menurutnya, nama TNI itu sendiri awalnya pada tanggal 22 Agustus tahun 1945 BKR dan itu tidak lama karena pada tanggal 05 Oktober 1945 berubah nama menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR).
Lalu, pada 23 Januari 1946 namanya berubah lagi menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI), itu pun tidak berlangsung lama karena pada tanggal 03 Juni tahun 1947 Tentara Nasional Indonesia atau TNI resmi berdiri.
Masih kata Sodikin, pada tahun 1962, Polri dan TNI resmi bergabung dengan nama menjadi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). Namun, pada Tanggal 01 April 1999 Polri dan TNI berpisah dan kembali menjadi TNI.
“ABRI merupakan peleburan TNI dan Polisi pada 1962. Hari ABRI diperingati setiap tanggal 5 Oktober,” paparnya kepada jurnalsukabumi.com, Kamis (06/10/2022).
Setelah Reformasi 1998, 3 angkatan militer, yaitu Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara, dikembalikan menjadi TNI. Mereka terpisah dari Polisi yang memiliki institusi sendiri, yakni Polri.
“Dirgahayu TNI yang ke-77, dengan moto ‘TNI adalah Kita’ semoga TNI tambah jaya,” tutup Sodikin.
Reporter: Ruslan AG | Redaktur: Ujang Herlan






