JURNALSUKABUMI.COM – Para petani durian di wilayah Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi mengharapkan adanya festival makan durian seperti tahun sebelumnya. Tahun ini, panen durian melimpah namun para petani kebingungan dalam memasarkannya.
Seperti yang diungkapkan Untung Saputra (32), salah seorang petani durian di Cikakak. Ia mengatakan tahun ini diperkirakan panen durian mencapai 30 ribu butir.
“Ketersediaan untuk festival sangat siap sekali karena duren Cikakak musim sekrang sampai 30 ribu butir. Terhitung dari setiap pemborong, pengepul, dan petani,” ujar Untung Saputra, Senin (3/10/2022).
Gelaran festival bisa membantu pemasaran duren dari kebun para petani di Cikakak. Menurut Untung, adanya festival seperti sebelum pandemi, para petani durian sangat terbantu. Selain penjualan, branding durian Cikakak pun meningkat.
“Untuk membuang hasil panen harus ada pemasaran besar-besaran. Susah memasarkan disaat panen raya itu,” terangnya.
Untung menjelaskan, festival durian bisa dilakukan pada bulan Desember nanti. Walaupun kini sudah memasuki musim durian, namun belum seluruhnya bisa dipetik.
“Sekrang sudah masuk panen awal, setelah itu panen raya masuk di bulan 12 atau bulan 1, sangat banyak petani panen, perhari bisa sampe 2-3 ribu petani,” tandasnya.
Diketahui, Kecamatan Cikakak memiliki luas wilayah sekitar 11.644,26 hektare dengan jumlah penduduk 41 ribu jiwa. Terbagi kedalam 9 desa, yakni Desa Cimaja, Cikakak, Ridogalih, Margalaksana, Sirnarasa, Cileungsing, Sukamaju, Cirendang dan Gandasoli.
Buah Durian menjadi salah satu hasil pertanian tertinggi dari masyarakat Kecamatan Cikakak. bahkan sudah dikenal tidak hanya lokal Sukabumi saja, melainkan beberapa daerah lain juga mengetahui.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor












