Dishub Duduk Bareng Pengusaha Bahas Portal di Tenjoayu

Jumat, 23 September 2022 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lJURNALSUKABUMI.COM – Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi didampingi Camat Cicurug dan Pemerintah Desa Tenjoayu beserta perwakilan dari masing-masing perusahaan mengadakan pertemuan di Aula Kantor Desa Tenjoayu, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jumat (23/09/22).

Pertemuan tersebut membahas terkait dengan adanya protes dari beberapa perusahaan yang berdomisili di Desa Tenjoayu mengenai adanya portal yang terpasang di underpass jalan alternatif Tenjoayu yang tidak bisa dilalui oleh kendaran kontainer.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi, Dedi Chardiman mengatakan, hari ini dirinya merespon surat para pengusaha yang keberatan dengan persoalan adanya portal yang dipasang oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk mengamankan underpass.

“Suara para pengusaha ini akan kami bawa ke PT KAI melaui balai teknik perkeretaapian di Bandung, jadi ada beberapa hal yang akan kami lakukan baik secara administrasi maupun secara teknis,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com.

Dalam hal ini, dari sisi aset bahwa portal tersebut yang memasang adalah PT KAI, setelah melalui peninjauan bahwa portal tersebut sebagai alat pengamanan untuk underpass PT KAI.

“Jadi untuk merubah portal tersebut harus sepengetahuan dan izin dari PT KAI, tetapi dari komunikasi awal intinya bisa dilakukan tetapi ada persyaratan-persayaratan teknis yang harus dilakukan,” ungkapnya.

Untuk aturan itu sendiri bahwa jalan Alternatif Tenjoayu dilihat dari sisi regulasi yang paling besar sebetulnya tidak layak untuk dipakai kendaraan kontainer.

“Jadi kita juga harus bisa melihat perkembangannya, bahwa ini ada yang harus diselamatkan sepanjang ada kesepakatan dan komitmen, karena kalau dilihat dari sisi lain bahwa di perusahaan ini banyak sekali karyawan orang Cicurug, kalau dilihat dari sisi regulasi ini saya rasa tidak cocok,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tenjoayu, Agus Permana mengatakan, pertemuan ini dalam rangka mengakomodir kepentingan perusahan yang ada di Desa Tenjoayu yang berorientasi kepada ekspor.

“Kalau ekspor pasti menggunakan peti kemas, ketika aksesnya melalui terowongan underpass alternatif ini terkendala dengan adanya portal yang ketinggiannya memang sangat pendek yang seharusnya bisa disamakan dengan terowongan tersebut,” sambungnya.

Hasil dari musyawarah ini telah disimpulkan bahwa Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi akan berkoordinasi dengan PT KAI, dan bagian teknis akan menghitung biaya pelaksanaan serta pihak perusahaan akan membantu beban biaya.

“Harapannya bahwa pelaksanaan perbaikan portal ini bisa diselesaikan secepatnya, karena sangat menghambat, sehingga perusahan akan mengeluarkan biaya lebih banyak jika kendaraan kontainer untuk ekspor ini tidak bisa masuk,” imbuhnya.

Hingga berita ini diterbitkan, jurnalsukabumi.com belum mendapatkan tanggapan dari pihak PT KAI karena tidak ada di lokasi saat melakukan pertemuan.

Reporter: Ardi Yakub | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru