Besi Penyekat Pohon di Pedestrian Hilang, Kang Fahmi: Sedang Ditelusuri Pihak Terkait

Selasa, 20 September 2022 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Belum lama ini, sejumlah besi penyekat pohon di sepanjang Jalan Ahmad Yani hilang  dicuri oleh orang tak bertanggung jawab.

Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, turut menyoroti peristiwa tersebut. Ia menyebut sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyelesaikan permasalahan yang satu ini.

“Saya sudah sempat mengontrol banyak aset-aset publik yang hilang, khususnya di taman dan tempat-tempat pohon. Saya juga sudah menyampaikan kepada Satpol PP, dan PU selaku leadingnya. Bagaimana kita melakukan, cek, evaluasi kok bisa hilang,” kata Kang Fahmi saat berada di Kejari Kota Sukabumi, Selasa (20/9/2022).

Kang Fahmi menyampaikan, pembangunan pedestrian untuk memperindah Kota Sukabumi itu juga butuh pemeliharaan. Baik dari dinas terkait, maupun pemeliharaan yang melibatkan warga masyarakat.

“Membangun sudah dilakukan pemerintah, pelihara sama-sama warga masyarakat menjaga apa yg sudah dibangun,” imbuhnya.

Saat ditanya mengenai penjagaan keamanan terkait fasilitas publik seperti pedestrian, Kang Fahmi menuturkan, dibutuhkan keterlibatan semua pihak baik pemerintah maupun masyarakat.  Tidak hanya dari satu pihak saja.

“Sekarang sedang ditelusuri dulu oleh aparat terkait. Penjaga? Nggak lah, saya ingin masyarakat melibatkan diri secara aktif. Ruang publik ini milik masyarakat. Gunakan sepenuhnya oleh masyarakat dan jaga oleh masyarakat,” ucapnya

“Nanti yang akan menikmati kenyamanannya juga masyarakat. Jadi saya tidak ingin kemudian hayoh weh kita menyiapkan petugas tapi masyarakat juga perlu terlibat aktif,” sambung dia.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru