Putus Cinta, Remaja Asal Lengkong Sukabumi Akhiri Hidup dengan Gantung Diri 

Rabu, 7 September 2022 - 15:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Remaja pria berusia 18 tahun di Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi mengakhiri hidupnya gegara kecewa karena cinta. Ia ditemukan tewas dengan cara gantung diri.

Kapolsek Lengkong, AKP Acep Sujana, mengatakan pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi dalam kasus ini. Remaja berinisial K itu diduga patah hati karena putus cinta.

“Menurut keterangan saksi, ada pesan whatsapp dari pacarnya bahwa ia merasa kecewa atas keputusan yang diambil pasangannya itu,” ujar AKP Acep Sujana, Rabu (7/9/2022).

Dalam handphonenya, polisi mendapati remaja nahas itu masih berbalas pesan dengan kekasihnya hingga Selasa malam. K mengutarakan ke pacarnya bahwa Ia lebih memilih bunuh diri dari pada harus bersedih.

“Diduga korban gantung diri disebabkan putus asa karena telah diputuskan hubungan nya oleh pacarnya,” terangnya.

Setelah perbincangan itu, pria tersebut ditemukan warga di rumahnya dengan posisi tergantung dan leher terikat seutas tali.

“Sekira jam 05.30 WIB saksi melihat seorang laki-laki yang tergantung di samping rumah, dengan seutas tali yang terikat ke lehernya dan diduga sudah dalam keadaan tidak bernyawa,” paparnya.

Sontak saja keluarga yang melihatnya langsung menurunkan jasad tersebut. Dengan dibantu pihak kepolisian dan babinsa setempat akhirnya pria tersebut dapat dievakuasi.

“Setelah korban diturunkan dari lokasi kejadian kemudian korban langsung dibawa ke rumah orang tuanya untuk di lakukan pemulasaraan jenazah yang selanjutnya akan dimakamkan di TPU setempat,” tandasnya

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

Asep Japar Sah Nahkodai DPD Golkar Kabupaten Sukabumi 2025–2030
Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala
Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD
Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan
Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Tradisi Pesantren
Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen
Banner Klaim Tanah Milik Salim Membentang di Pasar Palabuhanratu, Ahli Waris Muncul Bawa Dokumen Lama

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Asep Japar Sah Nahkodai DPD Golkar Kabupaten Sukabumi 2025–2030

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Tradisi Pesantren

Berita Terbaru