JURNALSUKABUMI.COM – Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, hadiri pembukaan kegiatan pelatihan digitalisasi branding yang diinisiasi Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi bagi para pelaku pariwisata, di Hotel Taman Sari, Selasa (30/8/2022).
Kegiatan yang akan dilaksanakan selama tiga hari tersebut dilakukan untuk melatih kemampuan dalam Digitalisasi Branding, Pemasaran dan Penjualan Pada Desa Wisata, Homestay atau Pondok Wisata, Kuliner, Souvenir, dan Fotografi.
“Maksimalkan sebaik mungkin pelatihan ini dalam meningkatkan kapasitas kemampuan dan memotivasi bergerak ke arah lebih baik. Sebab, tidak semua anak muda mendapatkan kesempatan ini,” kata Kang Fahmi.
Kegiatan pelatihan tersebut menyasar masyarakat yang berperan aktif dalam aktivitas wisata di Kota Sukabumi. Sedikitnya 40 peserta hadir dalam kesempatan itu.
“Target Pelatihan Digital Branding ini, peserta bisa mengetahui dan memahami pengetahuan dasar kepariwisataan serta pemasaran digital, tahapan pengembangan pemasaran digital, serta mengetahui dan memahami pentingnya fotografi dan bahasa yang efektif dalam pemasaran digital,” tutur dia.
Kang Fahmi menyebut, ada berita baik setelah 29 bulan pandemi kini melandai. Menurutnya, ketika landai maka terjadi pergerakan ekonomi yang akan segera bangkit.
”Anak muda 69 persen dari total keseluruhan penduduk Sukabumi dan harus diperhatikan. Maka ini jadi berkah ketika anak muda kreatif dan berprestasi, namun jadi musibah ketika tidak memiliki kreativitas,” imbuhnya.
Lanjut dia, termasuk dalam perkembangan digital anak muda harus menguasai kemampuan itu. Karena semua terdigitalisasi termasuk dalam penggunaan smart phone.
“Intinya digitalisasi branding kalau punya produk, bagaimana produk digitalisasi dengan benar. Branding itu penting karena akan mempengaruhi mindset atau cara berpikir. Pergerakan ekonomi maka akan segera bangkit,” tandasnya.
Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor












