Motor Terbelah Dua, Korban Kecelakaan di Jalan A Yani Kota Sukabumi Dilarikan ke RS Bunut

Rabu, 17 Agustus 2022 - 22:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kecelakaan melibatkan Honda Astrea bernopol F 2343 SD  dan sepeda motor custom chooper Honda Megapro di Jalan Raya Ahmad Yani dekat Toko Abadi, Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Rabu (17/8/2022) pukul 19.45 WIB.

Motor Astrea yang dikendarai oleh Arpan Firmansyah membawa penumpang M Wildan melaju dari arah Yogya Depstore menuju arah Ramayana. Diduga kurang hati-hati dan melawan arus rambu perboden serta tidak memperhatikan arus lalu lintas yang dilaluinya, tabrakan pun tak dapat terhindar.

“Sesampainya di tempat kejadian datang kendaraan sepeda motor Honda Mega Pro yang dikendarai oleh Hendra Hermawan melaju dari arah R.A Kosasih menuju arah degung sehubungan jarak terlalu dekat sehingga kedua kendaraan tersebut bertabrakan hingga terjatuh,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota, Ipda Jajat Munajat, Rabu (17/8/2022).

Jajat mengatakan dari kecelakaan lalu lintas tersebut kedua kendaraan mengalami kerusakan. Pengendara berikut penumpangnya mengalami luka-luka.

Sepeda motor yang dikendarai oleh Hendra bahkan sampai terbelah menjadi dua pada bagian badan motor. Bagian stang terpisah akibat dari kecelakaan tersebut.

“Penumpang mengalami luka-luka kemudian dibawa ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif,” pungkasnya.

Atas Kejadian tersebut Jajat menghimbau agar pengguna kendaraan dapat tertib lau lintas. Juga harus memastikan kendaraannya sesuai Standar Negara Indonesia (SNI), tidak diubah sehingga menyalahi fungsinya.

“Kepada pengendara agar lebih tertib dalam menaati rambu lalu lintas, dan kondisi kendaraan disesuaikan dengan standar perundang-dangan yang berlaku,” pungkasnya.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala
Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen
Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir
Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk
Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Ditemukan Tewas
Cut and Fill di Cikembar Dikeluhkan, Warga Soroti Debu dan Kebisingan 
Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk

Berita Terbaru