Istri Kasus Penginjak Al-Qur’an di Sukabumi Terungkap Pendiam Selama Mendekam di Bui

Jumat, 5 Agustus 2022 - 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Istri terdakwa kasus penginjak Al-Qur’an di Sukabumi, Silfi Latifah (24) kini sudah masuk Lapas Kelas IIB Sukabumi sejak sepekan lalu. Seperti diketahui, dia terjerat kasus atas penyebaran konten dugaan penistaan Agama yang dilakukan suaminya, Cep Dika (25) dengan membuat video menginjak Al-Qur’an, sampai menantang umat Islam.

Kalapas Kelas IIB Sukabumi,Christo Victor Nixon Toar mengungkap, sikap Silfi selama di Lapas, dalam sepekan terakhir tidak banyak bicara bahkan cenderung pendiam.

“Penginjak Al-Qur’an itu, istrinya baru hari Jumat (29/8) lalu dipindahkan dari Polres Sukabumi Kota. Pengamatan selama ini sih di dalam kelakuannya baik, banyak diam tadi pun saya ajak komunikasi dia diam,” kata Christo saat ditemui Jurnalsukabumi.com, Jumat (5/8/2022).

Christo menuturkan, proses persidangan para terdakwa masih bergulir di Pengadilan Negeri Kota Sukabumi yang dilakukan secara virtual dari Lapas, sehingga belum dapat bertemu dalam satu ruangan.

Selain pendiam, lanjut dia, Silfi juga terlihat melaksanakan kewajibannya sebagai umat Muslim, dan pihaknya pun memfasilitasi peralatan ibadah untuk itu.

“Kemarin juga berkomunikasi sama suaminya. Menurut laporan petugas itu dia salat di kamar, menjalankan ibadah sesuai dengan kepercayaan dia. Jadi kita arahkan dia, sambil menunggu proses persidangan dan inkrah kita arahkan untuk kegiatan ibadah,” tutur dia.

Sementara itu, saat ini terdakwa Silfi masih menjalankan isolasi di ruang terpisah. Hal itu menurut Christo, sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan terkait Covid-19 selama 14 hari kedepan. Sehingga belum bisa mengikuti kegiatan bersama warga binaan lain.

“Untuk sekarang dia masih di ruang isolasi, bukan dibedakan, tapi memang protapnya di sini harus diisolasikan jadi kita isolasikan dulu. Dia bersama 5 orang, bukan cuman dia saja, jadi kita taruh di ruang isolasi. Belum dibolehkan ikut kegiatan, suaminya juga masih ada di ruang mapenaling (masa pengenalan lingkungan) dan istrinya di kamar isolasi,” tandasnya.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka
Modus Bakso Isi Sabu Terbongkar, Lapas Sukabumi Perketat Pengawasan
Tersandung Korupsi Rp394 Juta, Kasus Kades Neglasari Masuk Persidangan
Menteri Agus Andrianto Apresiasi Kebun Sayur Lapas Warungkiara Jadi Bekal Kemandirian Warga Binaan 
Kasus BGN, Tahsin Roy Dorong Tersangka Ungkap Dalang dan Penerima Keuntungan
Kasus Kekerasan Seksual Anak, DP3A Kabupaten Sukabumi Perkuat Sinergi Lintas Sektor
DP3A Prioritaskan Visum Korban Dugaan Pemerkosaan Anak di Surade, Pendampingan Dilakukan Sejak Awal
Kajari Kabupaten Sukabumi Hadiri Lepas Sambut Kajati Jabar: Siap Dukung Hukum Berkeadilan dan Berhati Nurani

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:56 WIB

Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:33 WIB

Modus Bakso Isi Sabu Terbongkar, Lapas Sukabumi Perketat Pengawasan

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:17 WIB

Tersandung Korupsi Rp394 Juta, Kasus Kades Neglasari Masuk Persidangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:57 WIB

Menteri Agus Andrianto Apresiasi Kebun Sayur Lapas Warungkiara Jadi Bekal Kemandirian Warga Binaan 

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:33 WIB

Kasus BGN, Tahsin Roy Dorong Tersangka Ungkap Dalang dan Penerima Keuntungan

Berita Terbaru

PERISTIWA

Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total

Kamis, 25 Jun 2026 - 10:11 WIB