DPKP Rescue Grup 2 Cikembar, Evakuasi Sarang Tawon di Plafon Aula Desa Babakanpanjang

Rabu, 3 Agustus 2022 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Rescue 2 Cikembar, mengevakuasi sarang tawon berukuran cukup besar yang berada di plafon Babakanpanjang. Dikabarkan akibat keberadaan sarang tersebut, warga merasa was-was takut disengat.

Demikian dikatakan Kasi Pengendalian Operasi dan Komunikasi Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi, Uus Sumarna, kepada jurnalsukabumi.com, Rabu (3/8/22). Tim penyelamatan terdiri dari petugas Rescue Grup 2 Cikembar, yakni Acep F, Zainal M, Mamat R, Rengga G dan Miki dari P2BK Kecamatan Nagrak.

Kata Uus, sarang tawon tersebut, berada diketinggian yang memiliki faktor kesulitan yang cukup tinggi. Namun berkat kesigapan dan kerja keras tim penyelamat, sarang tersebut dapat dievakuasi tanpa menimbulkan korban baik di pihak petugas maupun di masyarakat. Peristiwa sendiri terjadi pada Selasa (2/8/22), sekitar pukul 19.50 WIB.

“Bagi kami, keselamatan dan kenyamanan warga adalah yang paling penting ketimbang yang lainnya. Alhamdulilah, semua berjalan lancar dan tidak ada korban. Proses evakuasi sarang tawon dilakukan dengan cara menutup lubang dan 1memasukannya ke dalam karung,” jelasnya.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:39 WIB

Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:38 WIB

Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu

Berita Terbaru