JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintah Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi melaksanakan pelatihan budidaya tanaman hidroponik. Training tersebut diikuti sembilan kelompok tani di wilayah desanya.
Kepala Desa Jayanti, Nandang, mengatakan pelatihan hidroponik itu bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat dalam melestarikan lingkungan dengan cara budidaya tanaman hidroponik pada lahan yang terbatas.
“Kegiatan pelatihan tanaman hidroponik ini sebagai realisasi pemerintahan desa terhadap APBDes. Sebab, pemerintah pusat sudah mengamanatkan sebesar 20% dana desa untuk ketahan pangan,” ujar Nandang kepada jurnalsukabumi.com, Rabu (20/7/22).
Pelatihan yang diikuti 50 orang itu lanjut Kades, banyak manfaatnya. Penanaman hidroponik membuat tanaman menjadi relatif lebih cepat tumbuh dan berkembang sehingga dapat menjadi kesinambungan penyediaan bahan pangan rumah tangga yang berkualitas dan beragam.
“Tanaman hidroponik dipilih sebagai alternatif ketika kelompok taninya tidak memiliki lahan yang luas, jadi lebih kepada memanfaatkan pekarangan dan halamannya,” terangnya.
Tidak cukup di situ, kata Nandang, pemateri yang dihadirkan pada pelatihan tersebut merupakan orang-orang hebat yang biasa berkecimpung dalam penanam hidroponik.
“Pemateri yang hadir dari DPMD, Penyuluh Pertanian, ditambah dengan rekan petani milenial yang sudah berhasil bercocok tanam tanaman hidroponik,” paparnya.
Kades menginginkan kegiatan pelatihan tersebut secara berkala dapat terus digalakkan oleh warga sekitar. Bahkan ia pun bakal lebih mensupport pengembangan hidroponik dengan cara menggelontorkan kembali anggaran untuk pemberdayaan di bidang hidroponik.
“Berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti hanya di pelatihan saja. Bahkan saya menantang kepada kelompok tani yang memang benar-benar serius untuk menekuni bidang tanaman hidroponik dan ketika kelompok tersebut kelihatan bisa mengembangkannya maka kita siap untuk support lagi anggaran,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor











