Jadi Trending Topic usai Terbit Laporan Tempo, ACT di Sukabumi Beri Tanggapan

Senin, 4 Juli 2022 - 19:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sebuah tagar atau hashtag #AksiCepatTanggap jadi trending topik di media sosial. Tagar itu muncul, setelah majalah Tempo mempublikasi laporan utama berjudul ‘Kantong Bocor Dana Umat’.

Kepala Cabang ACT Sukabumi, Erwin Wiganda, mengungkap, dirinya membantah terkait kabar tersebut. Bahkan, menurutnya, bahkan mobil operasional untuk distribusi bantuan menggunakan mobil sewa.

“Di kita enggak ada wah-wah gitu ya. Di kita mah kalau wajar ada mobil operasional satu untuk distribusi barang, itu pun mobil operasional sewa,” ucap Erwin kepada jurnalsukabumi.com, Senin (4/7/2022).

Erwin mengatakan, untuk ACT Cabang Sukabumi terdekat berada di Kelurahan Benteng, tepatnya di Jalan Taman Bahagia Kota Sukabumi. Sehingga, menurutnya masyarakat sekitar bisa merasakan manfaat bantuan dari keberadaan ACT.

“Masyarakat juga mungkin bisa merasakan manfaat bantuan kita. Kan tentu yang terdekat ini kita di Kelurahan Benteng, coba tanya ke lurah. Warga di sini juga kita bantu,” lanjut Erwin menambahkan.

Sementara, Marketing Komunikasi ACT Cabang Sukabumi, Malsi Abadi Akbar, menuturkan kemunculan pemberitaan dan tagar tersebut tidak mempengaruhi program maupun gaji karyawan.

Masli menyebut, di Sukabumi sendiri terdapat 6 karyawan dengan 200 lebih relawan, dan hanya karyawan yang mendapat upah tetap. “Kalau untuk isu itu di kita cabang itu nggak ada. Enggak terdampak apa-apa, sejak dari awal kita sesuaikan, kita ada hak dan kewajiban. Gaji besaran UMR Kota Sukabumi (Rp 2.562.434),” jelas Malsi.

Lanjut Malsi, karyawan ACT terikat dengan perjanjian kerja. Adapun relawan membantu penyaluran donasi dan penanganan tanpa imbalan apapun karena bersifat sukarela.

Terkait donasi yang dihimpun setiap bulan, besarannya fluktuatif dengan rata-rata kisaran Rp 100 juta.

“Untuk cabang tidak terlalu besar. Per bulan ada, rata-rata untuk bulan kemarin alhamdulillah kita mencapai lebih dari Rp 100 juta,” jelas dia.

“Ada donatur rutin, masuknya ke rekening cabang tapi dikelola oleh pusat. Kita nggak bisa ngutak-ngatik tanpa otoritas dari pusat, jadi kalau ada uang donasi cash hari ini harus disetorkan,” sambungnya.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

Kabar Baik! Jembatan Baru Pamuruyan Cibadak Kini Mulai Difungsikan
Ketua APPMBGI Sukabumi Raya Sambut Pengangkatan Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN
DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik
PWI dan IPB Siapkan Beasiswa S2 untuk Wartawan, Bahas Skema Dukungan Pendidikan
Hari Lahir Pancasila, Hergun: Bumikan Nilai Ideologi di Kehidupan Nyata
Jembatan Pamuruyan Baru Berdiri Kokoh, PJN Wilayah II Jabar: Masih Tahap Finishing
Kemenkes Puji Totalitas Bupati Sukabumi Dorong Fakultas Kedokteran Pertama di Sukabumi
Sang “Predator”, Sapi Kurban Prabowo Siap Disembelih di Sukabumi

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:35 WIB

Kabar Baik! Jembatan Baru Pamuruyan Cibadak Kini Mulai Difungsikan

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:16 WIB

Ketua APPMBGI Sukabumi Raya Sambut Pengangkatan Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:44 WIB

DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:49 WIB

PWI dan IPB Siapkan Beasiswa S2 untuk Wartawan, Bahas Skema Dukungan Pendidikan

Senin, 1 Juni 2026 - 08:16 WIB

Hari Lahir Pancasila, Hergun: Bumikan Nilai Ideologi di Kehidupan Nyata

Berita Terbaru