JURNALSUKABUMI.COM – PT Aqua Golden Missisippi bekerja sama dengan Yayasan Negeri Ternak Indonesia melakukan workshop Agro Eduwisata bertemakan “Pertanian Regenerative”, Selasa (28/6/2022). Pemberdayaan masyarakat berupa pengembangan pertanian berkelanjutan ini merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) Aqua Danone.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Saung Kampung Papisangan (Kampas) RT 03/01, Desa Caringin, Kecamatan Cicurug dan dihadiri oleh sejumlah kepala sekolah dan guru yang bertugas di Kecamatan Cicurug.
Koordinator Program CSR PT Aqua Golden Missisippi, Deni Kurniawan, program tersebut sudah berjalan sejak 2018. Tidak menutup kemungkinan selama PT Aqua masih berproduksi, program yang sama akan diberdayakan di daerah yang berbeda.
“Hari ini PT Aqua melakukan workshop bersama para guru yang ada di Cicurug. Tujuan utamanya yaitu untuk memperkenalkan dunia pertanian dan peternakan kepada siswa-siswi sekolah agar paham pertanian sejak dini,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com
Dirinya juga mengatakan selain bidang pertanian, program CSR PT Aqua juga meliputi konservasi, taman kehati dan pengembangan UMKM dengan bermacam-macam produk.
“Sebetulnya program CSR PT Aqua tidak hanya di bidang pertanian, kita juga sudah banyak melakukan konservasi alam bekerja sama dengan IPB dan UNPAD.
“Intinya program CSR PT Aqua semoga bermanfaat bagi masyarakat yang ada di lingkungan sekita PT Aqua,” tukasnya.
Sementara itu Manager Yayasan Negeri Ternak Indonesia, Jumadi, menjelaskan jika wokrshop pertanian regenerative adalah pendekatan konservasi dan rehabilitasi sistem pangan dengan pertanian.
“Garis besarnya Pertanian Regenerative itu adalah pendekatan konservasi dan rehabilitasi sistem pangan dengan pertanian. Dan mencoba melakukan integrasi Pertanian Regenerative terhadap dunia Pendidikan, dalam hal ini para guru dan kepala sekolah yang ada di Kecamatan Cicurug,” jelasnya
Lanjut dia, “Kami berharap kedepannya guru dan kepala sekolah bisa mengajak para muridnya untuk berkunjung ke tempat Saung Kampas ini, agar bisa memicu ketertarikan siswa sekolah terhadap pertanian,” tandasnya.
Reporter : Ardi Yakub | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor












