Antisipasi Penularan PMK, Bupati Marwan Larang Hewan Ternak Masuk ke Sukabumi

Senin, 13 Juni 2022 - 17:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Bupati Sukabumi Marwan Hamami melarang hewan ternak dari luar daerah masuk ke wilayahnya guna mencegah penularan penyakit mulut dan kuku (PMK) yang semakin merambah.

Pasalnya, kasus PMK pada hewan ternak seperti sapi dan kerbau kiriman dari luar daerah telah ditemukan. Satu diantaranya di Kecamatan Sukalarang yang merupakan wilayah perbatasan dengan Kabupaten Cianjur pada beberapa waktu lalu.

“Untuk PMK kita terus mencermati setiap pergerakannya, terutama hewan dari luar daerah sudah tidak diperbolehkan masuk ke Sukabumi. Karena kemarin sudah teridentifikasi kasusnya di Sukalarang, itu kiriman dari daerah Jawa,” ujar Marwan Hamami seusai upacara HUT DPKP, Senin (13/6/2022).

Selain itu, Marwan mengaku telah menginstruksikan unsur terkait mulai dari kecamatan, UPTD dan dinas peternakan, untuk memonitoring hewan ternak di setiap wilayahnya masing-masing guna memaksimalkan upaya pencegahan.

“Kita juga memberikan edukasi terhadap kelompok peternak dan melakukan penyemprotan disinfektan untuk kawasan yang berpotensi terjadi penyebaran. Seperti pasar hewan dan lain sebagainya,” terangnya.

Menurutnya, sejauh ini penyebaran PMK di Kabupaten terluas kedua di pulau Jawa Bali ini masih terbilang aman terkendali. Bahkan Sukabumi diharapkan menjadi daerah penyuplai hewan kurban terutama bagi kebutuhan di wilayah ibukota.

“Kelompok peternak yang memelihara ternaknya dalam jumlah besar dipantau secara utuh,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi
Asep Japar Sah Nahkodai DPD Golkar Kabupaten Sukabumi 2025–2030
PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat
Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala
Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD
Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan
Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!
Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Tradisi Pesantren

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Asep Japar Sah Nahkodai DPD Golkar Kabupaten Sukabumi 2025–2030

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:19 WIB

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan

Berita Terbaru