Dua Kubu KNPI Kota Sukabumi Gelar Musda, Begini Hasilnya!

Rabu, 1 Juni 2022 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) XV Kota Sukabumi kembali digelar setelah dua kali gagal dilaksanakan.

Musda kali ini dilaksanakan oleh kubu Gilang Gusmana dan Nurul Jaman Hadi, pada dua lokasi berbeda, Selasa (31/5/2022).

Kubu Gilang Gusmana, menggelar Musda di Gedung Pusat Kajian Islam (Islamic Center) Kota Sukabumi. Sedangkan,  Nurul Jaman Hadi berlangsung di Cafe Nyoempoet, Jalan Cipanengah Girang, Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.

Dalam Musda tersebut, hingga pukul 18.45 WIB akhirnya menghasilkan keputusan bahwa sidang ditunda hingga 3 hari ke depan.

Pimpinan sidang Musda kubu Gilang, Ruslan mengatakan, penundaan Musda lanjutan ini karena adanya surat dari kepolisian yang ditandatangan langsung oleh Kapolres Sukabumi Kota.

Surat tersebut berisi himbauan agar  Musda pada hari itu harus ditunda. Penyebab lainnya adalah karena ketidakhadiran dari pihak (KNPI) Jawa Barat.

Ruslan menuturkan, Musda tersebut dihadiri oleh 57 OKP lengkap dengan mandatnya. Dirinya pun mengatakan, pihaknya menerima pencabutan surat rekomendasi dari KNPI Pengurus Kecamatan (PK) Baros untuk Nurul Jaman Hadi yang menurut aturan AD/ART bisa menggugurkan menjadi calon ketua.

“Namun kami tidak serta merta menjadikan Gilang Gusmana menjadi Ketua KNPI secara aklamasi, surat pencabutan rekomendasi tersebut akan disampaikan kepada pimpinan sidang atau perwakilan dari Jawa Barat. Hasil Musda yang akan digelar 3 hari ke depan itu merupakan aspirasi hasil forum, namun pada pelaksanaannya nanti jika tidak terlaksana, itu bukan salah kami, kita hanya pimpinan sidang dan panitia lokal saja,” terang Ruslan.

Ruslan menambahkan, walaupun pelaksanaannya kondusif, namun jika tidak dilaksanakan ketentuan tersebut, maka kegiatannya akan dianggap illegal. Karena menurutnya, kehadiran dari KNPI Jawa Barat sangatlah penting dalam pelaksanaan sidang, yang mana menjadi sebagai aspek legalitas.

Sementara Musda yang digelar kubu Nurul Jaman Hadi atau yang dikenal dengan Haji Aun, berjalan kondusif, sampai pada hasil kongres bahwa Haji Aun sebagai Ketua KNPI Kota Sukabumi.

Aap Salapudin, Wakil Ketua DPD KNPI Jawa Barat, menjelaskan Musda tersebut merupakan bagian dari aspek konstitusional. Sehingga perlu ditinjau pelaksanaannya.

“Musda hari ini yang dilaksanakan adalah Musda yang memang dilaksanakan sesuai konstitusional. Sehingga kami dari DPD KNPI Jawa Barat ketika menerima undangan ini, terdapat organisasi yang harus dijalankan. Karena itu kami tinjau, berikut juga menjadi bagian dari legitimasi Musda ini,” jelas Aap.

Lebih lanjut Aap menjelaskan, KNPI yang dianutnya dengan Ketua DPP Pusat adalah Ryano Panjaitan, dan Ketua DPD Jawa Barat Hendra Guntara. Dia menuturkan, tidak menginginkan perpecahan di tubuh pemuda Indonesia.

Meski demikian, dia menambahkan, akan selalu ada konsekuensi dalam semangat menjalankan aturan organisasi. Sehingga apapun konsekuensinya harus diterima.

Pada kesempatan sama, Ketua KNPI terpilih versi Cafe Nyoempoet, Haji Aun menyampaikan, agar seluruh OKP tetap solid, dan tetap menjaga silaturahmi. Dengan harapan kedepannya, lanjutnya menghimbau agar OKP ini dapat berpikir untuk masa depan kemajuan pemuda di Kota Sukabumi.

“Langkah selanjutnya mungkin ini akan memenuhi persyaratan-persyaratan yang tadi disebutkan, akan kita lampirkan juga. Kita serahkan ke Kesbangpol dan ke Dispora. Adapun tahapan-tahapan itu nanti, akan ditempuh seluruhnya sesuai dengan kesepakatan teman-teman OKP,” jelas Haji Aun.

Ia pun tidak bisa memberikan komentar terkait pelaksanaan Musda di lokasi lain. Menurutnya, yang jelas semua mempunyai ha. Dirinya pun menambahkan, pihaknya akan membuktikan bahwa OKP yang hadir sebanyak 62 itu, akan tetap solid, dan bisa maju meraih mimpi-mimpi mereka.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Pasokan Solar Nelayan Palabuhanratu Disanggupi 240 KL, HNSI Minta Fleksibel saat Darurat
DMCG Gandeng Tzu Chi Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis, 500 Warga Sukabumi Terlayani
Bupati Sukabumi Tekankan Pelayanan Publik: Jangan Ada Warga Datang Malah Ditolak
PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Sukabumi Segera Diperpanjang, Kinerja Jadi Penentu
Iptu Aah Turun Langsung Telusuri Pelajar SMA Kalapanunggal yang Dilaporkan Hilang
Aleut-aleutan Motor Ngalongok Dulur, Dirut BPR Sukabumi Turun Langsung Beri Bantuan Warga
RS Bumi Jayanti Dibangun, KNPI Sukabumi Soroti Multiplier Effect bagi Pemuda dan Ekonomi Lokal
Seniman HG Sukabumi Gelar Aksi Donasi Baju Layak Pakai untuk Anak Yatim Piatu

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 17:03 WIB

Pasokan Solar Nelayan Palabuhanratu Disanggupi 240 KL, HNSI Minta Fleksibel saat Darurat

Kamis, 24 September 2026 - 16:54 WIB

DMCG Gandeng Tzu Chi Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis, 500 Warga Sukabumi Terlayani

Rabu, 23 September 2026 - 16:32 WIB

Bupati Sukabumi Tekankan Pelayanan Publik: Jangan Ada Warga Datang Malah Ditolak

Selasa, 22 September 2026 - 09:44 WIB

PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Sukabumi Segera Diperpanjang, Kinerja Jadi Penentu

Senin, 21 September 2026 - 12:45 WIB

Iptu Aah Turun Langsung Telusuri Pelajar SMA Kalapanunggal yang Dilaporkan Hilang

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam