Terungkap! DC Bank Keliling Meninggal dengan Mulut Berbusa di Parungkuda Alami Hal Ini

Selasa, 17 Mei 2022 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Seorang debt collector bank keliling meninggal dunia secara mendadak di Kampung Tapos RT 20 RW 05 Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. Warga sempat dibuat geger terlebih almarhum mengeluarkan busa dari mulutnya.

Dari informasi yang dihimpun jurnalsukabumi.com, diketahui debt collector tersebut bernama Adnan. Polisi sudah menelusuri identitasnya dan menyerahkan jenazah kepada keluarga.

“Menurut keterangan dari pihak keluarganya yang bersangkutan itu mengalami sakit lambung,” ujar AKP Iman, Kapolsek Parungkuda, Selasa (17/5/2022).

Polisi memastikan tidak ada luka-luka mencurigakan di tubuh Adnan. Jenazah dievakuasi ke rumah sakit sebelum diserahkan kepada keluarga.

“Sudah kami evakuasi ke Rumah Sakit Sekarwangi dan ditindaklanjuti oleh pihak keluarganya,” tutur Iman.

Diberitakan sebelumnya, Adnan didapati warga tergeletak tiba-tiba dan mulutnya mengeluarkan busa. Peristiwa itu terjadi setelah Adnan menagih utang.

“Setelah nagih, dia duduk di teras rumah depan rumah saya. Tiba-tiba mengeluh sakit kepala dan kemudian tak sadarkan diri hingga tergeletak mengeluarkan busa. Saya langsung teriak untuk minta pertolongan warga sekitar,”ujar saksi mata, Cunaeni (28) kepada Jurnalsukabumi.com

Cunaeni langsung menghampiri pria yang dikenal warga sebagai Abah ini.  Ia dibawa ke pos ronda tak jauh dari lokasi, dan saat itu juga korban didapati sudah tidak bernapas.

Reporter: Ifan | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan
Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar
Tak Kuat Menanjak, Truk Kayu Terguling di Cibangban Sukabumi
Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan
Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup
Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan
Suami Bongkar Dugaan Perselingkuhan di Kalibunder, Oknum Guru Dilaporkan ke Polisi
Gempa M4,1 Guncang Sukabumi, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Tak Kuat Menanjak, Truk Kayu Terguling di Cibangban Sukabumi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup

Berita Terbaru