Hilang Lebih dari Seminggu, Kakek 80 Tahun Ditemukan Tewas di Parungkuda

Selasa, 17 Mei 2022 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Warga Parungkuda digegerkan dengan penemuan mayat seorang kakek di wilayah Desa Pondokkaso Landeuh, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Selasa sore (17/5/2022).

Kakek yang belakangan diketahui bernama Madtoi (80), ditemukan meninggal dunia di semak belukar. Jenazahnya ditemukan oleh warga yang sedang mengejar layangan.

“Di jalan raya itu, saya dapat informasi dari warga yang sedang mungut layang-layang. Katanya, ada mayat tergeletak di semak belukar dan mayatnya itu menggunakan celana hijau,” kata Sanusi (45), sepupu Madtoi kepada jurnalsukabumi.com.

Sanusi dan warga lainnya langsung menghampiri lokasi penemuan mayat. Betapa kagetnya Ia, jenazah tersebut ternyata kerabatnya sendiri yang sudah dikabarkan hilang lebih dari satu minggu.

“Dari Senin kami cari-cari tidak ketemu. Sampai ke Cidahu dicari gak ketemu-ketemu. Dan sekarang yang ketemu disini ternyata memang benar itu, saudara saya,” imbuhnya.

Semasa hidupnya, sambung Sanusi, kakek tersebut mengidap penyakit pikun dan sering pergi dari rumah tanpa izin.

“Nah, waktu itu hilang lagi. Namun, sekarang tahu-tahu sudah nyasar dan ditemukan meninggal di sini. Kalau sudah tahu begini, sudah saja secepatnya akan dikebumikan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolsek Parungkuda, AKP Iman, memastikan pihaknya tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh si kakek.

“Kami evakuasi juga ke Rumah Sakit Sekarwangi,” terangnya.

Terhadap pihak keluarga, Kapolsek Parungkuda sudah mengarahkan untuk ditindaklanjuti dan jika ada hal yang diragukan, maka dirinya menyarankan agar segera menghubungi Mapolsek Parungkuda.

“Kami arahkan juga kepada pihak keluarga duka agar membuat surat pernyataan keberatan melakukan autopsi dan Alhamdulillah hasil kerjsama Forkopimcam dan kerjasama antar desa kami sudah berupaya sebagaimana mestinya,” tandasnya.

Reporter: Ifan | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan
Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar
Tak Kuat Menanjak, Truk Kayu Terguling di Cibangban Sukabumi
Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan
Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup
Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan
Suami Bongkar Dugaan Perselingkuhan di Kalibunder, Oknum Guru Dilaporkan ke Polisi
Gempa M4,1 Guncang Sukabumi, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Tak Kuat Menanjak, Truk Kayu Terguling di Cibangban Sukabumi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup

Berita Terbaru