Mandi di Rumah Kosong, Pria di Cisaat Tewas Tergelincir ke Dalam Sumur

Jumat, 13 Mei 2022 - 02:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Seorang pria di Kampung Cidadap, Desa Kutasirna, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi ditemukan terbujur kaku di dalam sumur dengan kedalaman 17 meter, yang berisi air 6 meter, Kamis (12/5/2022).

Pria itu diketahui berinisial MAM (27). Proses evakuasi pria tersebut melibatkan Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cisaat, Koramil Cisaat, Polsek Cisaat dan unsur relawan.

Kepala Seksi Penyelamatan (DPKP) Pos 2 Cibadak, Yogi Sopandi menuturkan, evakuasi yang dilakukan tidak terlalu sulit, meski memakan waktu sekitar 30 menit lamanya.

“Alhamdulillah evakuasi 30 menit, korban berhasil kita angkat di kedalaman air 6 meter. Posisi korban saat dievakuasi seperti berdiri ya, tidak mencapai dasar hanya di tengah-tengah,” ujar Yogi kepada awak media.

Terpisah, Kepala Desa Kutasirna, Endang Setiawan mengatakan, peristiwa tersebut diketahui bermula dari adanya laporan warga yang terperosok sekira pukul 19.30 WIB. Kemudian dia bergegas memastikan kejadian tersebut ke lokasi.

“Saya pastikan langsung ditelusuri ke lokasi itu udah banyak warga dan langsung komunikasi dengan pihak Polsek Cisaat, BPBD dan juga Damkar,” terang Endang.

Masih kata dia, keterangan yang diterima dari keluarga korban. Sebelum peristiwa nahas itu terjadi, saat menjelang magrib MAM sempat mengatakan akan pergi mandi di sumur. Namun, sesudah waktu magrib berlalu dia tak kunjung kembali sehingga menimbulkan kekhawatiran keluarga.

Hal itulah yang membuat pihak keluarga memutuskan mencari korban yang diketahui terbiasa mandi di sumur yang berada di rumah kosong itu. Nahas, ketika ditemukan korban sudah berada di dalam sumur tepat di samping depan sebuah rumah kosong.

“Dugaan sementara korban tergelincir ke dalam sumur dan tidak ada yang mengetahui sehingga nyawanya tidak dapat diselamatkan. Kronologis kejadian secara spesifik, sementara terperosok,” tutup Endang.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru