Berkunjung ke CPUGGp, Tak Lengkap Jika Belum Coba Kecap Ikan Cue khas Palabuhanratu

Kamis, 21 April 2022 - 22:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark (CPUGGp) atau lebih dikenal dengan Geopark Ciletuh Palabuhanratu sudah menjadi salah satu destinawi wisata unggulan di Indonesia.

Selain menyajikan pemandangan alam yang luar biasa, di kawasan ini pengunjung juga dapat menemukan ragam oleh-oleh makanan khas. Tentunya wajib dibeli untuk disantap bersama keluarga bahkan tetangga.

Sala satu oleh-oleh yang wajib anda beli yakni Cicue. Cicue adalah kecap ikan khas Palabuhanratu. Kecap ini dibuat dari saripati ikan pindang cue, tuna, marlin, atau tongkol.

Cicue sendiri merupakan akronim dari Cai dan Cue. Cai berarti air dalam bahasa sunda dan Cue sendiri merupakan suatu wadah untuk meletakkan ikan yang berarti Cicue memiliki arti hasil dari proses rebusan ikan yang diletakkan diatas wadah tersebut.

Mengenai rasa yang dimiliki oleh Cicue, produk olahan ini memiliki rasa asin dan sedikit manis dan beraroma khas pindang yang menyengat. Cicue akan lebih sedap jika disajikan dengan rujak hingga nasi yang dibarengi dengan ikan goreng.

Dalam pembuatannya, Cicue menggunakan ikan segar antara lain ikan tuna, ikan cakalang dan ikan tongkol hasil tangkapan nelayan Palabuhanratu, dipilihnya ikan tersebut dikarenakan kandungan gizi yang tinggi serta rasa dan aroma yang khas.

Jadi tidak heran lagi, klo oleh oleh Cicue sudah melegenda dengan cita rasa khas pantai selatan palabuhanratu. Nah bila anda berkunjung ke Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark (CPUGGp) coba sempatkan membeli oleh oleh khas palabuhanratu, dan hanya di pantai selatan ini anda menemukan ini.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Mau ke Palabuhanratu Lewat Jalur Alternatif Cikidang? Waspadai Turunan Curam Berkelok Ini
Bikin Merinding! Kisah Keberanian Pejuang Adang Pasukan Sekutu di Bojongkokosan Parungkuda
Libur Panjang, Wisata Curug Larangan Sukabumi Tarik Minat Wisatawan
SCG Dukung Pengembangan Desa Wisata Karangpara, Perkuat Potensi Pariwisata dan Ekonomi Lokal Sukabumi
Alat Berat di Gerbang Ciletuh Geopark Disorot, Dinilai Coreng Wajah Pariwisata Sukabumi
Puncak Hari Nelayan Palabuhanratu Berlangsung Semarak, Ribuan Warga Tumpah Ruah
Benahi Tata Kelola Wisata, Pemkab Sukabumi Wajibkan Legalitas Parkir dan Tegas Hapus Pungli
CPUGGp Pertahankan Status UNESCO Global Geopark

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:09 WIB

Mau ke Palabuhanratu Lewat Jalur Alternatif Cikidang? Waspadai Turunan Curam Berkelok Ini

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:59 WIB

Bikin Merinding! Kisah Keberanian Pejuang Adang Pasukan Sekutu di Bojongkokosan Parungkuda

Senin, 1 Juni 2026 - 17:14 WIB

Libur Panjang, Wisata Curug Larangan Sukabumi Tarik Minat Wisatawan

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:22 WIB

SCG Dukung Pengembangan Desa Wisata Karangpara, Perkuat Potensi Pariwisata dan Ekonomi Lokal Sukabumi

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:39 WIB

Alat Berat di Gerbang Ciletuh Geopark Disorot, Dinilai Coreng Wajah Pariwisata Sukabumi

Berita Terbaru

PERISTIWA

Dua Warga Nagrak Korban Pembacokan Masih Dirawat di Rumah Sakit

Jumat, 12 Jun 2026 - 11:15 WIB