Viral Adang Ambulans, Oknum PNS Polres Sukabumi Minta Maaf

Rabu, 20 April 2022 - 22:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Jajaran Kepolisian Resor Sukabumi sudah melakukan pendalaman video viral PNS kepolisian yang diduga mengadang ambulance di sekitaran GSI Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Dipastikan pria yang sempat menghentikan ambulans tersebut adalah PNS di Polres Sukabumi dan sudah menyampaikan permohonan maaf.

Kasi Humas Polres Sukabumi, Ipda Aah Saepul Rohman, mengatakan pihaknya sudah mengklarifikasi kepada PNS yang bersangkutan. Saat kejadian, Ia hendak keluar dari minimarket dan menemukan ambulance dengan sirine masuk melewati kemacetan.

“Dari pengakuan yang bersangkutan, ambulans diberhentikan untuk dicek isi di dalamnya dan setelah mendapat kepastian bahwa ambulance tersebut benar sedang membawa pasien Ia mempersilahkan mobil ambulance tersebut melanjutkan perjalanannya

dan memberi jalan mobil ambulance tersebut untuk menuju ke RS,” kata Aah dikonfirmasi jurnalsukabumi.com, Rabu malam (20/4/2022).

Polisi memastikan tidak ada pemukulan atau penganiayaan dalam kasus ini. PNS tersebut juga sudah menyampaikan permintaan maaf.

“Yang jelas sikap Bapak Kapolres Sukabumi kepada seluruh anggota dan PNS untuk selalu menekankan agar melayani masyarakat dengan baik dengan cara yang benar serta jangan sekali – kali menyakiti hati masyarakat,” pungkasnya.

Diketahui PNS yang viral tersebut bernama Sudirman, Kasi Keuangan Polres Sukabumi. Dalam video yang didapat jurnalsukabumi.com, Dirman menyampaikan permohonan maaf atas perbuatannya.

“Mohon maaf kepada sopir ambulans, teman-teman yang tadi sempat terhenti. Tiada hal lain-lain, kepada yang terganggu dalam perjalanan, begitu juga kepada keluarga yang tadi sempat terhenti di ambulans, mohon maaf yang sebesar-besarnya tidak ada maksud yang lain,” singkat Dirman.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mohammad Noor

 

Berita Terkait

Kekeringan Meluas, Dinas Pertanian Petakan Wilayah Rawan Demi Selamatkan Panen
HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan
Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:53 WIB

Kekeringan Meluas, Dinas Pertanian Petakan Wilayah Rawan Demi Selamatkan Panen

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:45 WIB

HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Berita Terbaru