Sidang Lanjutan Kasus Penipuan Berkedok Investasi Pangkalan LPG, Masuki Babak Baru

Kamis, 17 Maret 2022 - 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sidang lanjutan Kasus penipuan berkedok Investasi pangkalan LPG, masuki babak baru. Terdakwa WF, mengaku ada keterlambatan Oknum Pertamina, persidangan tersebut di ruangan 004 Kantor Pengadilan Negeri Kota Sukabumi, kehadiran Terdakwa secara Virtual, Rabu (16/03/2022).

Dari pantauan Jurnalsukabumi.com, di ruang sidang, terdakwa di cecar sejumlah pertanyaan oleh Majelis Hakim PN Kota Sukabumi dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi. Pertanyaannya, seputar kronologi kasus tersebut dari awal hingga uang senilai Rp 2 Milar lebih dana yang diserahkan oleh para korban ada yang melalui transfer maupun tunai kepada terdakwa.

Tidak cukup di situ, terdakwa mengelabui para korban akan memberikan Pangkalan LPG, Agen dan Drop Order (DO) LPG Gas Elpiji 3 Kilogram dan sudah mendapatkan restu dengan orang dalam PT Pertamina. Terdakwa menyebut adanya oknum Pertamina yang sudah menerima uang dari terdakwa. Bahkan uang yang diterima terdakwa dari para korban diberikan kepada delapan pondok pesantren yang ada di Kota/Kabupaten Sukabumi diantaranya Pondok Pesantren UMI Kulsum.

Pengacara para Korban Rafi Nasution, mengatakan, dalam persidangan ini dan hasil pemeriksaan keterangan dari terdakwa semua diakui oleh terdakwa dan juga mengakui ada keterlibatan oknum Pertamina yang menerima aliran aliran uang. Akan tetapi, sampai saat ini apakah benar atau tidaknya yang jelas ada oknum pertamina yang menerima aliran uang tersebut dari terdakwa.

“Sedangkan sisi uang yang sudah diberikan kepada oknum Pertamina digunakan terdakwa untuk keoantingan pribadi jadi sudah semakin terang dan memgerucut kasus ini serta dalam pemeriksaan ini terdakwa mengakui semua kesalahannya, apa yang dilakukannya itu salah,” kata Rafi kepada Jurnalsukabumi.com seusai menghadiri persidangan.

Selain itu sambung dia, pihaknya masih akan menunggu dengan sidang berikutnya yang akan digelar pada minggu depan dan berharap agar JPU menuntut setinggi-tingginya karena perbuatan yang diulang pada tahun 2018 dengan kasus penipuan dan penggelapan dan kepada majelis hakim nantinya mempertimbangkan untuk memutuskan semaksimal mungkin.

“Pada saat dilakukan pemeriksaan oleh Majelis Hakim dan JPU terdakwa mengakui telah menerima uang dari para korban sebanyak Rp 2 Miliar lebih lalu terdakwa menyebutkan aliran uangnya diberikan kepada oknum Pertamina Rp 1 Miliar dan sisanya Rp 1 Milar lebih yang digunakan terdakwa untuk kepentingan pribadi,” jelasnya.

Masih kata dia, tetapi pada saat di Kepolisian terdakwa sudah menjelaskan uang Rp 1,5 Miliar digunakannya untuk kepentingan pribadi yang di belikan motor Harley Davidson, perhiasan, mobil, handphone dan yang lainnya tapi melihat terdakwa dalam persidangan terdakwa ini dia lupa untuk keterangan sendiri saja terlalu berbelit-belit tapi semuanya diakui.

“Saya juga tidak tahu apakah ada lagi korban lain diluar 8 orang korban ini kalau dari pengakuan terdakwa uangnya itu sudah melebihi kalau Rp 2 Miliar yang diakui sedangkan Rp 1 Miliar untuk oknum Pertamina dan Rp 1,5 Milar untuk kepentingan pribadi artinya apakah ada korban yang lain,” tandasnya.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Kuasa Hukum Kepsek di Palabuhanratu Beri Klarifikasi, Supriyanto: Terlapor Tak Berarti Terbukti Bersalah!
Penyewa Kios di Jalan Siliwangi Palabuhanratu Lapor Polisi, Ngaku Diperas dan Diancam
Printer dan CorelDRAW Jadi Alat Produksi, Polisi Bongkar Sindikat SIM Palsu Sukabumi
Kades Mekartanjung Sukabumi Dilaporkan ke Polisi, Korban Klaim Dipukul hingga Dilempari Batu
Korupsi APBDes Setengah Miliar, Perangkat Desa Ciheulangtonggoh Cibadak Dibui
Gas Melon Diolah Jadi LPG 12 dan 50 Kg, Pelaku Raup Cuan Hingga Rp1,5 Miliar
Polisi Ciduk Dua Pelaku Oplos Gas 3 Kg di Sukabumi, Dijual Lagi Jadi LPG 12 dan 50 Kg
896 Narapidana Lapas Warungkiara Terima Remisi HUT ke-81 RI, 17 Langsung Bebas

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 19:05 WIB

Kuasa Hukum Kepsek di Palabuhanratu Beri Klarifikasi, Supriyanto: Terlapor Tak Berarti Terbukti Bersalah!

Senin, 7 September 2026 - 17:46 WIB

Penyewa Kios di Jalan Siliwangi Palabuhanratu Lapor Polisi, Ngaku Diperas dan Diancam

Kamis, 27 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Printer dan CorelDRAW Jadi Alat Produksi, Polisi Bongkar Sindikat SIM Palsu Sukabumi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:03 WIB

Kades Mekartanjung Sukabumi Dilaporkan ke Polisi, Korban Klaim Dipukul hingga Dilempari Batu

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:55 WIB

Korupsi APBDes Setengah Miliar, Perangkat Desa Ciheulangtonggoh Cibadak Dibui

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam