JURNALSUKABUMI.COM – Sekretaris Dinas (Sekdis) Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Ridwan, mengklaim bahwa petugas rescue atau penyelamatan berada di barisan terdepan dalam penyelamatan jiwa manusia oleh sebab peristiwa kebakaran maupun non kebakaran.
“Petugas pemadam kebakaran telah menunjukkan kinerja yang luar biasa, selalu hadir dalam setiap kejadian yang membahayakan kondisi manusia, bertugas melebihi jam kerja ASN pada umumnya dengan bekerja tanpa kecuali baik dalam kondisi sakit atau urusan penting,” kata Ridwan, kepada jurnalsukabumi.com, Rabu (2/3/22).
Peringatan HUT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan ke-103 ujarnya, sejalan dengan tujuan akhir dari pemadam kebakaran dan penyelamatan. Hal itu adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat, menciptakan rasa aman dengan memberikan layanan perlindungan dan penyelamatan terhadap jiwa dan harta benda dari ancaman kebakaran.
HUT ke 103 ini merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Khususnya dari Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, atas kinerja petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan sebagai barisan terdepan di setiap kejadian yang membahayakan jiwa manusia.
DPKP kata dia, selalu sigap membangun kesiapsiagaan selama 24 jam. Berdasarkan data yang berhasil diinventarisir selama 2021 Tim Pemadam dan Penyelamatan Kabupaten SukabumI, selalu hadir di tengah rIsiko yang mengancam jiwa.
Lebih jauh dia menjelaskan, penanganan kebakaran rumah selama 2021 sebanyak 61 kali, Kebakaran bangunan 37 kali, kebakaran lantai 27 kali, kebakaran alang-alang 27 kali, kebakaran hutan 6 kali dan kebakaran kendaraan 9 kali. Total kejadian kebakaran sepanjang 2021 adalah 167 kali.
Meskipun dalam kondisi keterbatasan sarana dan prasarana dan sumber daya manusia (SDM), penyelamatan/rescue non kebakaran, pada tahun yang sama berhasil mengevakuasi sarang tawon 136 kali, pohon tumbang 36 kali, bencana longsor 12 kali, korban kecemplung sumur/arus sungai 8 kali.
“Disamping itu tim rescue juga pernah menangani percobaan bunuh diri 1 kali, penanganan cincin 21 kali dan evakuasi binatang 86 kali. Jadi total penyelamatan/rescue/non kebakaran sepanjang tahun 2021 sebanyak 300 kali,” terangnya.
Untuk periode.Januari – 1 Maret 2022, untuk Pemadaman 6 kali dan Penyelamatan/Rescue/Non Kebakaran untuk Januari 35 kali dan Febuari 34 kali. Total dua bulan ini DPKP, Rescue telah hadir di tengah masyarakat sebanyak 75 kali penanganan. Hal itu menunjukkan tingkat kejadian atau kerawanan 2022 akan lebih tinggi bila dibandingkan di 2021.
“Faktanya, baru dua bulan penanganan, sudah 25% dibanding kasus dari 2021. Dia berharap, Tim PKP Kabupaten Sukabumi tetap bersemangat dan pengabdiannya selalu tumbuh dan tangguh dalam menjalankan misi penyelamatan jiwa dan harta benda masyarakat yg terkena bencana kebakaran dan non kebakaran,” tandasnya.
Redaktur: Usep Mulyana












