Pelajar Kocar-kacir Dibubarkan Warga Saat Tawuran di Sukaraja

Jumat, 14 Januari 2022 - 15:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Puluhan pelajar melakukan aksi tawuran tepatnya di Jalan Cimuncang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, saat dibubarkan warga, Jumat (14/01/2022).

Salah satu pedagang Buah-buahan di pinggir jalan, Rendi (31) mengatakan, puluhan pelajar tersebut melakukan aksi tawuran di depan kios dagangannya sekira pukul 11.30 WIB.

“Iya kang, tadi ada pelajar bentrok dan langsung melakukan baku hantam,” kata Rendi kepada Jurnalsukabumi.com di lokasi kejadian.

Dijelaskan Rendi, aksi tawuran pelajar tersebut tidak berlangsung lama. Sebab, warga bergegas membubarkan aksi tak terpuji yang dioertontonkan para pelajar itu.

“Kabur lari kocar-kacir saat kami bubarkan. Dan memang di sini kerap terjadi tawuran pelajar SMP maupun pelajar SMK,” terangnya.

Ia berharap, sebagain besar para pedagang berharap agar dinas terkait dan aparat kepolisian lebih sering melakukan patroli di sekitar sini untuk mencegah terjadinya aksi tawuran pelajar.

“Tidak ada korban luka maupun korban jiwa, karena supir angkot dan warga membubarkan aksi tawuran pelajar tersebut,” tandasnya.

Senada dengan Rendi, Siti Nurhayati (19) juga merasa resah dengan kelakuan para pelajar yang sering melakukan aksi tawuran di ruas jalan Cimuncang ini.

“Tadi saja rak buah-buahan rambutan ambruk dan ditimpa oleh pelajar yang saat mereka melakukan baku hantam pas di depan kios dagangan,” sambung pedagang buah-buahan ini.

Sambung dia. “Kalau barang-barang dan dagangan rusak, siapa yang akan mengganti?. Harapannya sih jangan ada tawuran pelajar karena sangat menggangu dan meresahkan,” ketusnya.

Sementara itu, Kapolsek Sukaraja, Kompol Supardi menambahkan, pihaknya akan terus meningkatkan dan melakukan patroli di wilayah tersebut.

“Ya, khususnya di Jalan Cimuncang ini. Kami akan melakukan tindakan dan membubatkan kepada para pelajar yang sering nongkrong seusai pulang sekolah di sini,” singkatnya.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama
30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi
Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa
Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak
Temuan Mayat di Bawah Tol Bocimi Gegerkan Warga Ciambar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:51 WIB

30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi

Rabu, 30 September 2026 - 19:53 WIB

Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa

Berita Terbaru