Distan Sukabumi Apresiasi Program YESS Petani Milenial

Senin, 10 Januari 2022 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sukabumi mendukung dan apresiasi program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS) yang diluncurkan Kementerian Pertanian. Pasalnya geliat petani milenial yang semakin tumbuh di Kabupaten Sukabumi.

“Kami sangat mendukung program YESS ini. Karena semangat dan geliat petani Milenial besar dan bermunculan,” ungkap Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi Thendy Hendrayana.

Bahkan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, lewat Program YESS Kementan mengingatkan dan  mengajak generasi milenial untuk terjun ke sektor pertanian dan menjadi petani. Menurut Thendy yakin usaha pertanian sangat menjanjikan karena memiliki pasar yang pasti dan menjadi basis ekonomi nasional.

“Covid-19 sudah memberi pelajaran bahwa yang punya uang itu ya pertanian. Bertani di era digital saat ini tak lagi seperti dulu, Petani saat ini tidak lagi kotor, becek-becek, panas-panasan,” tuturnya.

Diawal tahun 2021 geliat milenial yang terjun langsung di sektor pertanian semakin nyata dengan bermunculannya petani-petani milenial. Salah satunya adalah Adhe Usman, petani bawang merah anggota Kelompoktani (Poktan) Kalapacondong, Desa Sudajayagirang, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi. “Saya bangga jadi petani, bahagia bisa menyediakan pangan bagi masyarakat,” tegas Adhe Usman.

Menurut Adhe, lahan pertanaman bawang merahnya semakin bertamabah dengan bergabungnya 7 orang petani sebagai plasmanya. Sekarang lahan bawang merahnya sudah mencapai 8 hektar, dan sedang mencoba pengembangan bawang putih dengan benih varietas lokal.

Dirinya juga mengucapkan terima kasih atas perhatian dari para penyuluh di Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi yang terus membimbing dirinya dan petani lain.

“Salah satu metode yang saya suka dalam kegiatan penyuluhan adalah anjangsono atau kunjungan pada petani, sebab bisa langsung bertanya kepada penyuluh tentang masalah yang dihadapi petani. Menyadari kedekatan antara petani dengan penyuluh, program YESS melibatkan BPP sebagai Business Development Service Provider (BDSP),” tandasnya.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi
Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi
Rakor Evaluasi MTA, Ade Suryaman: Pembinaan Mental dan Spiritual ASN Harus Menjadi Prioritas
Dinas Perikanan Ungkap Rumpon Jadi Persoalan Baru Nelayan Sukabumi, Perizinan Dinilai Terlalu Rumit
Dua Institusi Bersinergi, Kapolres Sukabumi Kota Sambangi Makodim 0607
Siapa Sangka! Bangunan yang Tampak Kumuh Ini Ternyata Dapur MBG, Warga Mengaku Terkejut
Bertaruh Nyawa di Laut, GISLI Bangun Kesadaran Keselamatan Nelayan Sukabumi
Hari Pertama Masuk Sekolah, Dapur MBG di Sukabumi Kembali Beroperasi Penuh Siapkan Menu Bergizi

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:52 WIB

Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:38 WIB

Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:05 WIB

Rakor Evaluasi MTA, Ade Suryaman: Pembinaan Mental dan Spiritual ASN Harus Menjadi Prioritas

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:46 WIB

Dinas Perikanan Ungkap Rumpon Jadi Persoalan Baru Nelayan Sukabumi, Perizinan Dinilai Terlalu Rumit

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:36 WIB

Dua Institusi Bersinergi, Kapolres Sukabumi Kota Sambangi Makodim 0607

Berita Terbaru