JURNALSUKABUMI.COM – Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) kota sukabumi menyiagakan sejumlah posko siaga bencana saat perayaan natal dan tahun baru (Nataru)
Posko tersebut dibuat di lokasi-lokasi rawan bencana alam untuk mengantisipasi terjadinya bencana yang dapat mengganggu persiapan Nataru tahun ini.
Kalak BPBD Kota Sukabumi Imran Wardhani mengatakan, posko kesiapsiagaan itu dilakukan karena Nataru tahun ini bertepatan dengan masuknya musim penghujan.
Dimana saat peralihan musim atau masa pancaroba tersebut, dimungkinkan terjadinya cuaca ekstrem yang memicu terjadinya bencana alam seperti angin kencang, petir, longsor dan banjir.
“Dalam rangka siaga bencana Natal dan Tahun Baru 2022 ini kita menyiagakan satu posko. Posko siaga bencana ini akan memonitor selama 24 jam,” kata Imran kepada wartawan, Selasa (28/12/21).
Selain BPBD, posko-posko siaga bencana itu juga bekerjasama dengan berbagai instansi lain, seperti TNI/Polri, dan 13 Komunitas yang ada di Kota Sukabumi. Sehingga apabila terjadi bencana saat Nataru, dengan cepat dapat diselesaikan.
“Kita siagakan personil gabungan sebanyak 21 orang. Mereka bertugas selama 12 jam secara bergiliran untuk memantau aksi kesiapsiagaan,” imbuhnya.
Lanjut imran, posko siaga bencana ini akan disiagakan sampai tanggal 3 Januari 2021. Pasalnya, saat ini kota sukabumi masih dalam status darurat bencana banjir dan longsor.
“Kami menghimbau masyarakay agar terus waspada selalu memperhatikan kondisi lingkungan disekitar dan menjaga kebersihan terutam disaluran air. Karena, intensitas hujan di Kota Sukabumi masih tinggi,” tandasnya.
Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Mohammad Noor











