Dekranasda Dorong UKM Produsen Alas Kaki di Sukabumi Fashion Parade 2021

Senin, 6 Desember 2021 - 21:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda)  Kabupaten Sukabumi, mendorong kegiatan UKM, terutama produsen alas kaki dan aksesorisnya dalam gelaran Sukabumi Fashion Parade 2021 mendatang. Demikian disampaikan Ketua Dekranasda Kabupaten Sukabumi, Yani Jatnika, Senin (06/12/2021)

“Kami akan mengusung produk produk lokal, untuk mendorong UKM terutama produk alas kaki, dan aksesorisnya,” kata Yani.

Kegiatan tersebut jelasnya, akan dilaksanakan selama empat hari dimulai 13 hingga 16 Desember 2021, bertempat di Gedung Dekranasda Kabupaten Sukabumi di  komplek  Gelanggang Olah Raga Cisaat

Dalam acara itu lanjut dia,.akan digelar juga parade membatik, demo pembuatan alas kaki, dan fashion show,

“Intinya kita akan mendorong UMKM untuk meningkatkan dan mendongkrak sektor ekonomi khususnya UKM di masa pandemi,” ujarnya.

Di tempat yang sama, seorang pengrajin sepatu,.Satrio Pamungkas menyampaikan Apresiasi terhadap kegiatan Sukabumi Fashion Parade 2021 yang akan diselenggarakan pertengahan bulan ini.

“Ini kegiatan bagus, untuk meningkatkan pengetahuan, bahwa di Sukabumi banyak potensi yang terpendam, ini juga bisa menambahkan pendapatan di masa pandemi,” ungkapnya.

Satrio berharap ke depan produk Kabupaten Sukabumi bisa terkenal sebagai sentra produksi, khususnya alas kaki.

Dia menambahkan, dalam kegiatan tersebut,.dirinya akan membuka kegiatan pelatihan yang akan ditindaklanjuti ditempat workshop di Sekretariat Asosiasi Pengrajin Alas Kaki Sukabumi (Aspak) pertokoan Bundaran Sukaraja Sukabumi

“Masyarakat yang datang di acara Sukabumi Fashion Parade 2021 bisa belajar cara membuat sepatu, dan dari hasil penjualan kita juga akan  sisihkan dan donasikan berupa produk sepatu kepada petugas Covid- 19,” tandasnya.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan
Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar
Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan
Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup
Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan
IPDN Gandeng Hergun Siapkan UMKM Tembus Pasar Digital di Sukabumi
Sampah Jadi Bahan Bakar! Wamenko: Hasil Pengolahan RDF Berpotensi Penuhi Kebutuhan Pabrik Semen
Wamenko Tantang Sukabumi Bangun Budaya Pilah Sampah di Setiap Desa

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:33 WIB

Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan

Berita Terbaru