Hoaks! Pelaku Penyebar Video Pembacokan di Jalur Lingsel Minta Maaf

Sabtu, 27 November 2021 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Video berdurasi 54 detik mengenai kabar pembacokan di Jalur Lingkar Selatan (Lingsel) Kota Sukabumi, Sabtu malam (26/11/2021) menyebar luas di media sosial.

Dalam video yang beredar tedengar suara seorang pria yang panik menyebut ada dua orang kena bacok di Warpay Jalur Lingsel dan mengabarkan untuk segera putar arah dan mengambil jalan lain.

“Anu di Warpay aya duaan jelema anu dikadekan balik kanan balik kanan!. Ieu urang arek puter arah jalan nangeleng,” ucap pria dalam video tersebut.

Terpisah, di Mapolsek Kebonpedes, Polres Sukabumi, kembali beredar video pelaku penyebar video yang membuat warga resah itu menyampaikan permohonan maaf.

Nampak, SN (24), pria yang merupakan pelaku penyebar video didampingi orang tuanya dihadapan polisi dengan lantang menyampaikan permintaan maaf. Ia mengaku,
video tersebut merupakan informasi bohong alis hoaks.

“Assalamu’alaikum wr.wb. Permohonan maaf saya kepada seluruh warga Kota/Kabupaten Sukabumi atas tersebarnya video tentang geng motor di Jalur Lingsel. Bahwa kejadian tersebut tidak benar membuat seluruh warga Kota Sukabumi menjadi resah. Sekali lagi saya meminta maaf sebesar-besarnya, wassalam,” terang pelaku.

Di tempat yang sama, pria yang menggunakan sweater merah dan celana panjang yang mengaku orangtua pelaku penyebar video tersebut memperkuat permohonan maaf tersebut.

“Saya sebagai orangtuanya meminta maaf kepada meminta maaf kepada warga Kota/ Kabupaten Sukabumi atas kejadian tersebut,” ucapnya.

Hingga berita ditayangkan, Jurnalsukabumi.com belum mendapatkan keterangan resmi dari Polsek Kebonpedes Polres Sukabumi Kota.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru