Komisi II Bareng  Dinas Perindustrian dan ESDM Dorong Pengusaha Tambang Sumbang PAD ke Pemerintah

Rabu, 24 November 2021 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi bareng Dinas Perindustrian dan ESDM, mendorong para pelaku usaha sektor pertambangan, untuk berkontribusi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal tersebut, dapat direalisasikan jika para pengusaha sektor ini bisa menjalankan usahanya secara baik dan berkelanjutan. Dari 29 pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP), baru satu  perusahaan yang sudah beroperasi dan menyumbang PPN dan Royalti Tahun 2021.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, H.  Deni Gunawan saat bertatap muka dengan para pengusaha pertambangan di Aula Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi, Rabu (24/11/21).

“Pertemuan yang diinisiasi oleh Komisi II ini dan difasilitasi oleh Dinas Perindustrian fan ESDM adalah  untuk membedah semua permasalahan yang dihadapi oleh para pengusaha yang telah memilliki izin tambang tapi hingga saat ini masih belum beroperasi,” kata Deni.

Para pengusaha tersebut ujar Deni, berdalih jika izin galian tambang miliknya berada di area PTPN dan perhutani. Sehingga perlu membicarakan hal itu lebih lanjut dengan pihak terkait. Terlebih kata dia, persoalan itu di luar kewenangannya sebagai Ketua Komisi II.

Sementara itu, Kabid ESDM dan Fasilitas Industri,  Kabupaten Sukabumi, Yana Chefiana menuturkan, ada 31 IUP, 2 dipegang PDAT dan 29 dipegang oleh swasta. Dari  29 IUP yang dikelola swasta, baru 1 IUP yang telah beroperasi yakni PT Generasi Muda Bersatu (GMB) yang berdomisili  di PTPN Bojongasih Kecamatan  Simpenan.

Menurutnya, saat ini estimasi setoran PPN dan Royalti PT GMB sebesar 16 miliar Tahun 2021. Dengan demikian, Kabupaten Sukabumi, dapat proporsi sebesar 32 persen dari nilai yang setorkan.

Untuk membuka sekat – sekat antara pihak pengusaha dengan pihak PTPN dan Perhutani, harus ada terobosan dan solusi yang konkret.

“Harus ada komunikasi yang baik dan bisnis plan yang jelas. BUMN hari ini adalah ranah usaha ketika mereka perlu menyampaikan berapa sharing profit antara pihak PTPN dengan pihak pengusaha. Tahun depan menyusul PT Golden yang beroperasi dengan merubah komoditi dari emas ke tembaga,” ungkapnya.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Dewan Teddy: Infrastruktur Wilayah II Terus Diperbaiki, Pembangunan Dilakukan Bertahap Sesuai Kemampuan Anggaran
Budi Azhar Bicara 81 Tahun Kemerdekaan: Jangan Lupakan Pejuang, Jangan Hilangkan Persatuan
Oknum Kades Tamanjaya Positif Sabu, Dewan Batman Soroti Ciemas Darurat Narkoba
DPRD Sukabumi Dorong Dua Regulasi Strategis, Disabilitas Disahkan dan Ketenagakerjaan Dibahas
DPRD Dorong Pelaku Usaha Bangun Wisata yang Aman, Nyaman, dan Berkesan
DPRD Mulai Bahas Perubahan Tirta Jaya Mandiri Jadi Perseroda, Komisi III Ditunjuk Jadi Pansus
DPRD Sukabumi Ketuk Kesepakatan KUA-PPAS 2026, Pembahasan Perubahan APBD Segera Bergulir
DPRD Dorong Penataan Parkir Jadi Pintu Masuk Benahi Pariwisata Sukabumi

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:19 WIB

Dewan Teddy: Infrastruktur Wilayah II Terus Diperbaiki, Pembangunan Dilakukan Bertahap Sesuai Kemampuan Anggaran

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Budi Azhar Bicara 81 Tahun Kemerdekaan: Jangan Lupakan Pejuang, Jangan Hilangkan Persatuan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Oknum Kades Tamanjaya Positif Sabu, Dewan Batman Soroti Ciemas Darurat Narkoba

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:07 WIB

DPRD Sukabumi Dorong Dua Regulasi Strategis, Disabilitas Disahkan dan Ketenagakerjaan Dibahas

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:28 WIB

DPRD Dorong Pelaku Usaha Bangun Wisata yang Aman, Nyaman, dan Berkesan

Berita Terbaru