Sambil Menyebut Kata All Star, Geng Motor Kembali Berulah di Jalur Lingkar Selatan Kota Sukabumi

Selasa, 23 November 2021 - 22:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Aksi keberutalan geng motor kembali terjadi di Kota Sukabumi.  Seorang warga Kecamatan Warudoyong nyaris jadi korban karena diserang geng motor saat melintas di Jalan Lingkar Selatan.

WL (20) warga Kampung Benteng mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 00.30 WIB, Selasa (23/11/21). Dalam kejadian itu dia hampir saja menjadi korban keganasan kelompok bermotor ini.

“Ya, kejadiannya tadi malam mereka berkumpul di Jalur Lingkar Selatan tepat di depan Terminal Kota Sukabumi,” kata WL kepada jurnalsukabumi.com.

Saat itu, WL dalam perjalanan pulang setelah berkunjung ke rumah temannya di Baros. Setibanya di Jalur Lingkar Selatan, dia langsung dikejar oleh sekelompok geng motor sambil membawa senjata tajam jenis cerulit dan meneriakan yel-yel nya.

“Mereka teriak all star nih, senggol dong. Jumlahnya kurang tau yang jelas banyak, wanita juga ada. Mereka posisinya di jalur yang berlawanan ketika saya melintas mereka langsung mengejar dengan membawa sajam dan melontarkan kata-kata itu,” kata dia.

Beruntung pada saat kejadian WL berhasil melarikan diri. Namun, karena panik, WL yang saat itu sedang berboncengan dengan temannya, LM, terjatuh sehingga mengalami luka-luka.

“Pada saat dikejar saya bersama teman saya panik, sehingga tidak bisa menghalau jalan berlubang di area itu sehingga terjatuh dan teman saya mengalami luka-luka, kemudian langsung lari dan menyelamatkan diri sambil dibantu warga sekitar yang berada di wilayah sana,” tandasnya.

Sementara itu untuk mengantisipasi hal serupa terjadi Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal Abidin mengatakan, saat ini pihaknya tengah berupaya melakukan langkah-langkah dan giat melakukan patroli di malam hari untuk mengantisipasi aksi geng motor ini.

“Saat ini kita sedang menggelorakan kembali kualitas dan kuantitas anggota kami ditengah-tengah masyrakat, karena itu upaya pencegahan situasi dilapangan. Selain itu kami meberikan himbauan kepada masyarkat utnuk kemudian bersama-sama menjaga situasi kamtibmas dengan memberikan informasi jika mengetahui,adanya pihak-pihak tertentu yang mungkin akan melakukan kegiatan yang tidak terpuji,” tandasnya.

Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Kekeringan Meluas, Dinas Pertanian Petakan Wilayah Rawan Demi Selamatkan Panen
HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan
Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:53 WIB

Kekeringan Meluas, Dinas Pertanian Petakan Wilayah Rawan Demi Selamatkan Panen

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:45 WIB

HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Berita Terbaru