JURNALSUKABUMI.COM – Motif tawuran antar pelajar SMK yang terjadi di Jalan Raya Sukabumi-Bogor tepatnya di Kampung Bangkongreang RT. 04/04, Desa Benda Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, mulai terkuak.
Akibatanya, FMD (16) siswa asal Cicurug dikabarkan tewas akibat luka bacok di punggung sebelah kanan dan langsung diotopsi di RSUD Sekarwangi Cibadak.
Menurut AA (17), teman dari korban tewas mengatakan, tawuran tersebut pecah pada Jumat (19/11/2020) sekitar pukul 15.30 WIB. Kata dia, sebelum tawuran terjadi almarhum FMD (16) dan pelaku pembacokan sempat bertemu dan janjian untuk menentukan kapan dan di mana tawuran tersebut berlangsung.
“Jadi saya sekolah di Mekanika Bogor cuma diajak sama almarhum yang kebetulam sekolah di SMK Yapis. Sebelumnya korban sempat bercerita bahwa pelaku dari SMK PGRI 2 Bogor dan ngajak tawuran terus, hingga akhirnya janjian hari tadi,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com. Sabtu (20/11/2021).
Tidak hanya itu, AA juga menjelaskan, korban pun sebelumnya mengaku jika si pelaku pembacokan itu sering datang ke rumahnya untuk menantang tawuran.
“Dari sana, almarhum nekat melawan mereka. Namun, ternyata waktu tiba di lokasi, mereka juga sama anak sekolah lain, yaitu dari Sekolah Karya Nugraha,” tandasnya.
Sementara itu berdasarkan pantauan jurnalsukabumi.com pihak Kepolisian masih melakukan pengembangan dan pemeriksaan terhadap para saksi dan teman korban.
Reporter: Ardi Yakub | Redaktur: Ujang Herlan












