Hujan Pujian, Aksi Humanis Kades Kebonpedes Saat Gendong Lansia 

Jumat, 8 Oktober 2021 - 22:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Aksi humanis Kepala Desa (Kades) Kebon Pedes, Kabupaten Sukabumi, yang tengah menggendong seorang nenek Lanjut Usia (Lansia) kian dihujani pujian warga.

Bagaimana tidak, Dadan Apriandani Kades Kebonpedes ini secara spontan rela menggendong Lansia menuju lokasi vaksinasi yang digelar di Kantor Desanya.

Apa yang dilakukan Kades tersebut sontak mendapat pujian banyak warga yang turut mengantre untuk mendapatkan vaksinasi. “Bangga pokoknya, punya Kades seperti beliau,” ujar salah satu warganya.

Selain itu, aksi terpuji itu terabadikan oleh potongan video yang viral di salah satu aplikasi perpesana whatsapp.

Dalam video yang berudarasi 30 detik itu. Terlihat Kades Dadan yang menggunakan batik kuning dengan jeans biru tengah menggendong sang nenek yang menggunakan kerudung dengan kebaya merah marun dan dilengkapi sarung motif bunga.

Kepala Desa Kebonpedes, Dadan Apriandani menjelaskan, ikhwal kejadian itu memang dilakukannya secara spontan saja.

Pasalnya dia tidak tega melihat antusias para Lansia meskipun tidak berjalan mereka rela datang ke desa untuk melakukan vaksinasi.

“Karena sikon Lansia banyak yang gak bisa berjalan jadi saya dengan rasa empati langsung bantu mereka. Apalagi kan sesuai pepatah surga itu di telapak kaki ibu jadi saya turut berbakti kepada orang tua,” kata Dadan.

Aksi itu sekaligus salah satu cara membantu dalam mensukseskan pencapaian persentase vaksin lansian dosis 1. Selain cara itu sambung dia, pihak Pemdes pun tak hanya duduk manis. Mereka secara door to door belusukan, menjemput rumah warga dengan menggunakan mobil wara-wari.

“Pihak Pemdes langsung door to door jemput para Lansia ke rumahnya masing-masing dengan mobil yang sudah kami sediakan,” tandasnya.

Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru