Aliansi Mahasiswa Demo, Distan: Tuntutan Sangat Mungkin Terpenuhi

Kamis, 30 September 2021 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Aliansi Mahasiswa dan Petani Sukabumi kembali meminta Pemerintah Daerah (Pemda) segera menindaklanjuti dan menyelesaikan konflik agraria yang terjadi di Sukabumi.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sukabumi, Tendy Hendrayana, tuntutan tersebut salah satunya mengenai penetapan status tanah terlantar terhadap tanah HGU/HGB yang tidak produktif.

“Saya yakin akan terpenuhi tapi kan ada aturannya, kita berpegang pada aturan saja. Intinya, semua tuntutan mahasiswa akan disampaikan ke Bupati Sukabumi Marwan Hamami dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya,” ujarnya, Kamis (30/9/2021).

Sementara itu, massa dalam aksi tersebut terdiri dari DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Serikat Petani Indonesia, Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Sukabumi Raya di depan Sekretariat Daerah (Sekda) dan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kecamatan Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

“Kami menuntut bagaimana proses percepatan konflik reforma agraria di Kabupaten Sukabumi, bisa cepat terselesaikan,” kata Ketua GMNI Kabupaten Sukabumi, Anggi Fauzi kepada wartawan.

Menurut dia, ketua Tim Gugus Tugas Reforma Agraria tidak ada keseriusan dalam menyelesaikan permasalahan ini. Sebab sampai saat ini belum ada tahapan apapun. Terlebih ada surat Menteri Dalam Negri (Mendagri) bahwa 3 titik prioritas di akhir tahun 2021 harus diselesaikan.

“Aksi ini merupakan tindak lanjut aksi kami pada tanggal 24 September di ATR Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sukabumi yang mana waktu itu tidak bisa menyampaikan apa yang memang mejadi sebab persoalan yang ada,” terangnya.

Selain itu kata Anggi, Bupati Sukabumi membohongi publik atas pemberian Pemanfaatan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) yang diberikan kepada masyarakat beberapa waktu lalu, sebetulnya yang diberikan itu Penyuluhan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

“Jadi perlu ada pemahaman bahwa yang kemarin di bagikan bupati itu bukan Tora, bupati menyampaikan kebohongan publik kepada rakyatnya, maka tadi saya sampaikan bupati pembohong. Karena alasan kita seperti itu, kalau berbicara Tora, HGU/HGB mana yang sudah distribusi, yang menjadi 3 titik diprioritaskan hari ini, ada PT jaya, PT bumiloka, PT Surya sampai saat ini belum,” tegasnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, Dalam Tora memang sertifikasi lahan itu tahap terakhir. Namun berbicara Perpres 86, Tora itu merupakan retribusi tanah Ex lahan lahan HGU/HGB, yang sudah tidak terpakai, indikasi terlantar atau memperpanjang pun harus melepaskan 20% bagi masyarakat.

“Sampai hari ini klo berbicara dari 58 HGU HGB di kabupaten Sukabumi, dua yang berjalan. Sisanya indikasi terlantar, bila tidak percaya mari kita kroscek sama sama ke lapangan, sudah hampir 80% lahan HGU sudah di kuasai Masyarakat. Harusnya ketua harian agraria mengeluarkan sertifikat indikasi terlantar agar di jadikan tanah subjektora untuk dibagikan kepada masyarakat,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Korsleting Listrik Diduga Jadi Biang Kebakaran, 5 Rumah di Kasepuhan Sinar Resmi Terdampak
Kebakaran Melanda Kampung Adat Sirnaresmi, Rumah Sekdes di Cisolok Tak Tersisa
Sukabumi Mulai Waspada Abu Vulkanik, Kepala Sekolah Bisa Alihkan Pembelajaran ke Daring
Api Menyambar Stok BBM, Pemilik Warung di Simpenan Ditemukan Meninggal 
Retribusi Jalan, Dermaga Terbengkalai, HNSI Soroti Pendangkalan Dermaga Palabuhanratu
Ancaman Gerusan Tanah di Depan Mata, Warga Leuwi Gadog Simpenan Desak Normalisasi Sungai Cidadap
Dermaga PPN Palabuhanratu Kian Dangkal, Nelayan Pertaruhkan Kapal untuk Bisa Melaut
Sertijab Kasi Pidum Kejari Kabupaten Sukabumi: Christopher Sinaga Resmi Gantikan Abram Nami Putra

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 17:16 WIB

Korsleting Listrik Diduga Jadi Biang Kebakaran, 5 Rumah di Kasepuhan Sinar Resmi Terdampak

Senin, 7 September 2026 - 11:38 WIB

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sirnaresmi, Rumah Sekdes di Cisolok Tak Tersisa

Minggu, 6 September 2026 - 20:12 WIB

Sukabumi Mulai Waspada Abu Vulkanik, Kepala Sekolah Bisa Alihkan Pembelajaran ke Daring

Minggu, 6 September 2026 - 15:14 WIB

Api Menyambar Stok BBM, Pemilik Warung di Simpenan Ditemukan Meninggal 

Sabtu, 5 September 2026 - 19:56 WIB

Retribusi Jalan, Dermaga Terbengkalai, HNSI Soroti Pendangkalan Dermaga Palabuhanratu

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam