Kasus Tawuran Pelajar, Hera Iskandar: Perlu Langkah Komprehensif dan Berkelanjutan!

Kamis, 23 September 2021 - 13:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Hera Iskandar menyoroti soal kasus tawuran di kalangan pelajar yang masih kerap terjadi. Bahkan tidak jarang, dari salah satu pihak yang terlibat tawuran hingga sampai kehilangan nyawa.

Politisi Fraksi Partai Gerindra ini menilai, padahal kasus-kasus semacam itu, telah diselaikan melalui pendekatan-pendekatan hukum, kekeluargaan maupun sosial yang melibatkan aparat penegak hukum dan lembaga-lembaga sosial kemasyarakatan lainnya.

Lanjut Ketua komisi yang membidangi kesejahteraan rakyat ini menjelaskan, pemicu terjadinya tawuran rata-rata disebabkan oleh faktor arus informasi yang sebarkan melalui media sosial (Medsos) yang kian masif dan nyaris tak terkendali. Sehingga sulit bagi aparat sekalipun untuk mengontrol titik-titik kumpul dan pergerakan pelajar yang hendak merencanakan tawuran.

“Menurut saya, permasalahannya kompleks apalagi dengan arus informasi dari sosial media yang dapat memicu keributan antar pelajar. Seperti contoh ada seorang pelajar yang melakukan aksi nekat menghentikan sebuah truk dan meninggal dengan cara-cara tragis. Saya juga mendapat informasi bahwa selama tahun 2021, ada dua kasus kematian dan belasan siswa menjadi tersangkanya,” kata Hera kepada jurnalsukabumi.com, Kamis (21/09/2021).

Penanganan kasus tawuran di kalangan pelajar lanjut dia, jangan hanya bersifat seremonial. Tapi harus benar-benar menyentuh akar masalahnya. Kondusifitas yang diharapkan, bukan hanya tanggungjawab aparat, tokoh masyarakat, lembaga perlindungan anak maupun orang tua murid. Tapi tanggung jawab semua pihak baik langsung maupun tidak langsung dalam mengubah perilaku buruk tersebut.

Penyelesaian tindakan kekerasan yang kerap dipertontonkan para pelajar ungkapnya harus dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan. Peran Dinas Pendidikan hanya salah satu instrumen untuk melakukan pembinaan dan penyampaian pesan-pesan moral bagi para anak didik.

“Untuk mencegah kajadian ini berlanjut, pemerintah harus mendesain sebuah konsep untuk mengalihkan kebiasaan buruk mereka menjadi sebuah kegiatan prestasi. Seperti mengadakan evant-evant kejuaraan olah raga yang melibatkan pelajar dari berbagai sekolah. Pihaknya juga tidak hanya berkonsentrasi pada bidang-bidang fisik saja, tapi juga membangun dan membina generasi muda,” tutup Hera.

Reporter: Usep Mulyana | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Oknum Kades Tamanjaya Positif Sabu, Dewan Batman Soroti Ciemas Darurat Narkoba
DPRD Sukabumi Dorong Dua Regulasi Strategis, Disabilitas Disahkan dan Ketenagakerjaan Dibahas
DPRD Dorong Pelaku Usaha Bangun Wisata yang Aman, Nyaman, dan Berkesan
DPRD Mulai Bahas Perubahan Tirta Jaya Mandiri Jadi Perseroda, Komisi III Ditunjuk Jadi Pansus
DPRD Sukabumi Ketuk Kesepakatan KUA-PPAS 2026, Pembahasan Perubahan APBD Segera Bergulir
DPRD Dorong Penataan Parkir Jadi Pintu Masuk Benahi Pariwisata Sukabumi
Ketua DPRD Budi Azhar: AKBP Benny Cahyadi Bawa Semangat Baru untuk Kabupaten Sukabumi
APBD 2025 Masuki Tahap Akhir, DPRD dan Pemkab Sukabumi Rampungkan Proses Menuju Perda

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Oknum Kades Tamanjaya Positif Sabu, Dewan Batman Soroti Ciemas Darurat Narkoba

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:07 WIB

DPRD Sukabumi Dorong Dua Regulasi Strategis, Disabilitas Disahkan dan Ketenagakerjaan Dibahas

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:28 WIB

DPRD Dorong Pelaku Usaha Bangun Wisata yang Aman, Nyaman, dan Berkesan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:02 WIB

DPRD Mulai Bahas Perubahan Tirta Jaya Mandiri Jadi Perseroda, Komisi III Ditunjuk Jadi Pansus

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:44 WIB

DPRD Sukabumi Ketuk Kesepakatan KUA-PPAS 2026, Pembahasan Perubahan APBD Segera Bergulir

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB