Ngaku Polisi, Dua Pemeras Babak Belur Dihajar Warga di Ciemas

Senin, 6 September 2021 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dua orang pelaku pemerasan babak belur dihajar warga saat menjalankan aksinya di Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Senin (6/9/2021). Para pelaku mengaku-ngaku sebagai anggota polisi untuk mengelabui korban.

Peristiwa bermula saat para pelaku yang jumlahnya tiga orang menghampiri korban yang berada di sebuah warung di Kampung Babakan Jati, Desa Mekar Sakti. Kepada korban, pelaku mengataka sedang melakukan pengembangan kasus pencurian sepeda motor.

“Pelaku berjumlah tiga orang dan mereka menggunakan roda empat Suzuki APV warna merah bernopol B 1050 BK,” ujar Aiptu Fery S, Kanit Reskrim Polres Sukabumi.

Untuk meyakinkan korbannya, pelaku juga kepada korban memperlihatkan seseorang yang dia sebut sebagai pelaku pencurian yang sebenarnya pria dengan kondisi terikat lakban itu adalah rekannya sendiri.

“Satu orang dari pelaku tersebut dalam keadaan di lakban di dalam mobil. Saat itu korban dituding sebagai pelaku penadahan barang hasil curian. Pelaku kemudian merampas motor korban dan meminta uang hingga Rp 5 juta,” jelasnya.

Korban yang saat itu ketakutan kemudian menawari uang Rp 1 juta kepada pelaku. Korban minta diantar pulang ke rumahnya untuk mengambil uang. Pada saat itulah korban yang curiga mengontak warga untuk kemudian memgepung pelaku.

“Polisi bergegas ke lokasi dan mengamankan dua orang pelaku, satu orang berhasil melarikan diri dan berstatus DPO. Hingga saat ini dua pelaku masih kita mintai keterangan lebih lanjut terkait aksinya,” tandasnya.

Dari keterangan polisi, ketiga pelaku diketahui masing-masing berinisial JA (19), AMR (18) dan H (22).

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Mohammad Noor

 

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru