Ganjil Genap di Kota Sukabumi Mulai Diberlakukan, Kapan?

Kamis, 12 Agustus 2021 - 17:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintah Daerah dan Polres Sukabumi Kota mulai uji coba penerapan sistem lalu lintas ganjil genap mulai hari ini, Kamis (12/08/2021).

Hal tersebut dilakukan untuk menekan mobilitas warga di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sy Zainal Abidin mengatakan, kebijakan ganjil genap tersebut merupakan implementasi dari instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 30 tahun 2021, terkait PPKM level 4, level 3 dan level 2.

Pemberlakukan itu akan dilaksanakan di dua ruas jalan yakni, sepanjang Jalan Ahmad Yani dan juga Jalan R.E Martadinata Kota Sukabumi. mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.

“Untuk Kota Sukabumi saat ini masih berada di level 4, semoga dengan pemberlakuan ganjil genap besok, bisa menekan mobilitas warga,” ujar Zainal kepada wartawan, saat memantau kesiapan ganjil genap di Jalan A. Yani Kota Sukabumi, Kamis (12/10/21).

Dia menjelaskan, uji coba ganjil genap yang akan berlangsung dari Jumat hingga Senin nanti, mendatang.

“Jadi, kendaraan yang bisa melintas di kedua jalan tersebut plat kendaraannya disesuaikan dengan tanggal. Pengecualian untuk angkutan umum, ojek online masih bisa melintas,” jelasnya.

Sementara itu dihubungi terpisah Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi berharap dengan pemberlakuan kebijakan ganjil genap di Kota Sukabumi ini bisa memaksimalkan usaha Forkopimda Kota Sukabumi dengan waktu pelaksanaan PPKM level 4 yang tersisa hingga 16 Agustus.

“Semoga dengan sistem ganjil genap ini mobilitas warga Kota Sukabumi bisa ditekan,” tandasnya.

Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama
30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi
Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa
Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak
Temuan Mayat di Bawah Tol Bocimi Gegerkan Warga Ciambar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:51 WIB

30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi

Berita Terbaru

HEADLINE

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Okt 2026 - 14:12 WIB