JURNALSUKABUMI.COM – Berbagai cara untuk melaksanakan Hari Lahir (Harlah) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ke-23 di Kabupaten Sukabumi terus dilakukan mulai dari pembacaan khotmil quran, pemotongan tumpeng, memberikan bantuan kepada para medis pemulasaran jenazah di sejumlah rumah sakit.
Ketua DPC PKB Kabupaten Sukabumi Hasim Adnan mengatakan, kegiatan PKB Kabupaten Sukabumi diisi dengan acara yang menjaga Protokol Kesehatan (Prokes) di masa pandemi saat ini. Yakni dengan gebrakan khotmil quran bersama seluruh pengurus DPC, PAC dan kader secara virtual.

“Untuk.kegiatan sosial kami memberikan kadeudeuh kepada tenaga media pemulasaran jenazah covid di RS Sekarwangi, Jampang Kulon, Pelabuhanratu, RS Bethamedika
Rs Bunut dan Rs Assyifa,” ungkap Hasim Adnan, kepada jurnalsukabumi.com, Sabtu (24/07/21).
“Alhamdulillah, momentum peringatan Harlah DPC PKB Kabupaten Sukabumi yang ke 23 ini, kami isi dengan berbagi kepada para petugas pemulasaraan jenazah covid 19. Mudah-mudahan membawa berkah dan maslahat untuk semua,” ucap Hasim Adnan.
Menurut Hasim, alasan berbagi kepada tim pemulasaraan jenazah Covid 19 adalah lebih karena kemanusiaan sekaligus sebagai bentuk atensi PKB kepada mereka yang tanpa mengenal waktu, harus on call, ketika ada pasien covid 19 yang meninggal dunia.
“Jadi begini, saya itu beberapa kali mencermati seseorang yang bekerja di salah satu Rumah Sakit dan bertugas memandikan jenazah pasien yang meninggal karena covid. Dalam sehari tidak kurang dari 3 hingga 5 orang bahkan lebih. Dan yang namanya meninggal kan tidak kenal waktu,” beber pria yang juga Ketua DPC PKB Kabupaten Sukabumi ini.
“Dari hasil pencermatan itulah, kami terpanggil untuk memberikan kadeudeuh kepada para petugas pemulasaraan jenazah ini. Secara kebetulan, PKB tengah memperingati Hari Lahir yang ke 23 tahun. Mungkin secara nominal tidak seberapa. Tapi mudah-mudahan bisa membantu, sekaligus sebagai ungkapan terima kasih kami kepada mereka,” beber Sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat.
Ditambahkan Sekretaris DPC PKB Sukabumi H. Usep mengatakan, momen Harlah yang dibatasi dengan kondisi yang darurat saat ini tentunya menjadi perhatiannya agar covid-19 cepat berlalu.
“Kami mengisi kegiatan ini dengan dua makna yakni secara ilahiyah kita membaca Alquran agar Covid-19 berlalu dan secara sosial kami membantu pahlawan medis yang tak henti berjuang dengan memberikan kadeudeuh,” tandasnya.
Redaktur: FK Robbi












