300 Restoran dan Hotel di Sukabumi Selatan Tak Memiliki Ijin Bangunan

Minggu, 30 Mei 2021 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kabupaten Sukabumi, Usman Jaelani membeberkan adanya ratusan bangunan dari mulai restoran, rumah makan, dan hotel tidak berizin berdiri kokoh di seputaran Pantai Selatan Sukabumi.

Keberadaan bangunan tak berijin itu menurutnya berdampak terhadap regulasi anggaran yang masuk ke kas daerah. Sebab, bangunan tersebut tidak dikenakan pajak hotel dan restoran.

“Sekitar 300 bangunan dari mulai pantai Rawakalong Palabuhanratu hingga kawasan Pantai Cisolok yang berada di bibir pantai tidak berijin,” kata Usman Jaelani kepada jurnalsukabumi.com, Minggu, (30/5/2021).

Walaupun sudah mengetahui sambung dia, Dispar tidak bisa mengambil tindakan untuk untuk menertibkan hal itu karena bukan kewenangannya. Dirinya hanya bisa mengeluarkan regulasi saja.

“Kami bertugas mempromosikan destinasi wisata di Kabupaten Sukabumi agar mereka datang ke Sukabumi. Sementara yang memiliki wewenangan menindak dan menegur itu Satpol-PP (Satuan Polisi Pamong Praja),” terangnya.

Usman menjelaskan, semenjak aturan mengenai sepadan pantai 100 meter dari titik pasang itu, tidak boleh ada bangunan, namun pengusaha ataupun masyarakat tidak mengindahkan peraturan tersebut, mereka (Red) tetap mendirikan bangunan.

“Kalo Hotel Green Inna Samudea Beach Hotel (GSBH) sebelum UUD keluar sudah terlebih dahulu dibangun. Jadi itu pasti ada izinnya, setelah UUD itu keluar kemudian ada bangunan baru, itu tidak akan ada izinnya dan otomatis sudah ada penegakan,” tuturnya.

Terpisah, Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Sukabumi, Bambang Dwi Laksono saat dihubungi, dirinya mengaku belum mengetahui adanya 300 rumah makan, restoran dan hotel tidak berizin.

“Kami belum mendata, baru tau jumlah itu sekarang. Kami akan koordinasi dengan dinas terkait,” singkatnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak
Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda
Kepergok di Vila Kosong, Terduga Pencuri Nyaris Diamuk Massa di Parungkuda
Kades di Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Proyek Desa, Korban Rugi Puluhan Juta Rupiah
Jembatan Pamuruyan Baru Berdiri Kokoh, PJN Wilayah II Jabar: Masih Tahap Finishing
Tujuh Sapi Kurban Berbobot 6 Ton Disalurkan untuk Masyarakat Kabupaten Sukabumi
Hergun Sembelih 12 Ekor Sapi dan 13 Kambing, Libatkan Tokoh Pers Sukabumi
Alat Berat di Gerbang Ciletuh Geopark Disorot, Dinilai Coreng Wajah Pariwisata Sukabumi

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 15:10 WIB

Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:45 WIB

Kepergok di Vila Kosong, Terduga Pencuri Nyaris Diamuk Massa di Parungkuda

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:30 WIB

Kades di Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Proyek Desa, Korban Rugi Puluhan Juta Rupiah

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:22 WIB

Jembatan Pamuruyan Baru Berdiri Kokoh, PJN Wilayah II Jabar: Masih Tahap Finishing

Berita Terbaru