Penilaian UGG 2021, Para Kades Ciemas Desak Pemerintah Pusat Serius

Sabtu, 27 Maret 2021 - 22:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Rencana penilaian Unesco Global Geopark (UGG) di Kabupaten Sukabumi, sembilan Kepala Desa Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi, mendesak agar Pemerintah Pusat untuk serius penilaian UGG ini.

“Kami meminta Pemerintah Pusat untuk serius menjaga penilaian sertifikat UGG, karena ini harga diri bangsa, kami meminta bahkan ke Pak Jokowi melalui jajarannya bisa melangkah serius,” ungkap Kepala Desa Ciwaru Taopik Guntur Rohmi, kepada jurnalsukabumi.com, Sabtu (26/03/21).

Menurut Taopik, keberadaan Geopark Ciletuh sendiri merupakan sudah menjadi identitas secara internasional atas pengakuannya. Sehingga hal ini harus terus dijaga dalam rangka penilaian 2022 ini .

“Sekali lagi kami ingin dan meminta, bahwa seluruh kades di Ciemas ini sepakat bahwa UGG ini kami jaga, demi marwah Indonesia,” jelasnya.

Saat ditanya, bagaimana geliat setelah UGG ini berkembang saat ini, setelah 2015 lalu disahkan, ekonomi masyarakat menggeliat, dari rumah warga yang menjadi home stay atau tempat penginapan, perikanan atau ikan yang dijual di lokal ke wisatawan konsumsi menjadi banyak oleh pengunjung.

“Bahkan kami meminta destinasi wisata disini selain alam, adalah destinasi wisata atraksi yang harus ada di Geopark Ciletuh,” tandasnya.

Ditambahkan Ketua APDESI Kecamatan Ciemas Ade Rizwan mengatakan, pihaknya yang tergabung sembilan desa saat ini kompak untuk mendorong penilaian Geopark saat ini.

“Kami memang sepakat dan berbarengan seluruh kades mendukung penilaian UGG ini,” pungkasnya.

Reporter: Ilham || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Terbaru! Dugaan Keracunan MBG di Sukabumi, Tiga Santri Masih Dirawat
Ombak Cimaja Pikat Peselancar Internasional, Wabup Bidik Efek Domino Pariwisata
Diduga Bakar Sampah, Api Membesar di Belakang Pabrik Saos Cibadak
MBG, Kopdes hingga Swasembada Jadi Sorotan, Sukabumi Sambut Pesan Prabowo
Polisi Ungkap Rantai Obat Terlarang Mulai Sasar Remaja hingga Pelajar di Sukabumi
Kasepuhan Ciptamulya Temui Sufmi Dasco, 9 Hektare Diproyeksikan Calon Kampung Adat Baru
15 Warga Sukabumi Tertahan di Kalimantan, Kolaborasi DPRD, Kapolres dan Bagong Mogok Buka Jalan Pulang
Konferprov PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Lawan Hoaks di Era Digital

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:42 WIB

Terbaru! Dugaan Keracunan MBG di Sukabumi, Tiga Santri Masih Dirawat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:33 WIB

Ombak Cimaja Pikat Peselancar Internasional, Wabup Bidik Efek Domino Pariwisata

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:04 WIB

Diduga Bakar Sampah, Api Membesar di Belakang Pabrik Saos Cibadak

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:03 WIB

MBG, Kopdes hingga Swasembada Jadi Sorotan, Sukabumi Sambut Pesan Prabowo

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:58 WIB

Polisi Ungkap Rantai Obat Terlarang Mulai Sasar Remaja hingga Pelajar di Sukabumi

Berita Terbaru