Lapuk Dimakan Usia, Atap Mushola Ambruk

Selasa, 12 Januari 2021 - 16:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Cuaca ekstrem masih menghantui wilayah Sukabumi, seperti halnya bangunann Sekolah Dasar (SD) Negeri 3 Pawenang di Kampung Panyindangan RT. 13/03 Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, ambruk akibat tak kuat menahan, Selasa (12/01/21).

Berdasarkan informasi yang dihimpun jurnalsukabumi.com, ambruknya atap bangunan ruangan musholah tersebut sekitar pukul 11:05 WIB, akibat hujan dengan intensitas tinggi yang cukup lama sehingga matrial bangunan yang sudah lapuk tak kuat menahan derasnya terpaan air.

“Ruangan mushola tersebut milik sekolah SDN 3 Pawenang yang sudah lama tidak digunakan karena kondisinya sudah mengkhawatirkan,” kata Miky, Petugas PB Kecamatan Nagrak kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (12/01/21).

Lanjut ia, atap bangunan mushola berdiameter 5×6 meter itu memang sudah lapuk dimakan usia, jadi pihak sekolah berinisiatif mengosongkan tempat tersebut karena dikhawatirkan disaat tempat itu dipakai untuk beribadah malah menimbulkan korban jiwa. Selang beberapa waktu akibat mangkrak terus menerus diguyur hujan alhasil atap kayu ini ambruk.

“Saat ini dua ruangan yang berdempetan dengan ruangan mushola pun terancam, dan sementara dua ruangan tersebut dikosongkan agar tidak menimbulkan korban jiwa,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:39 WIB

Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:38 WIB

Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu

Berita Terbaru