Soal Perburuan Satwa Liar di TNGGP, Petugas Kedepankan Upaya Persuasif

Rabu, 6 Januari 2021 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Petugas Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) mengedepankan upaya persuasif dalam menangani perburuan liar. Aktivitas ilegal tersebut kembali menyeruak setelah seorang pemburu sempat hilang pada Minggu (3/1/2021) dan ditemukan dua hari kemudian.

Kepala Bidang Pengelolaan TNGGP wilayah III Bogor Dadang Suryana mengatakan pihaknya sudah menggali informasi terkait aktivitas perburuan liar itu. Para pemburu datang atas undangan sebagian masyarakat yang merasa terganggu dengan keberadaan babi hutan.

“Kegiatan pemburuan ini, nantinya akan kami bicarakan dengan masyarakat dan Pemerintah Desa Wangun Jaya,” kata Dadang kepada jurnalsukabumi.com di sela kegiatan operasi SAR Abi Abdillah, seorang pemburu yang hilang di kawasan TNGGP, Selasa (5/01/21).

Aktivitas perburuan satwa dan tumbuhan liar di kawasan taman nasional adalah kegiatan yang dilarang. Kendati demikian, kata Dadang, setiap permasalahan yang menyangkut perburuan satwa liar selalu mengedepankan upaya persuasif kepada setiap pelaku.

Kasus hilangnya pemburu di kawasan TNGGP diharapkan bisa menjadi pelajaran agar tidak ada lagi warga yang berani melakukan perburuan liar.

“Akan kami analisa lagi. Kadang-kadang hukuman beberapa bulan, beberapa tahun, tidak membuat jera. Tetapi, sesuatu lebih penomenal seperti ini mudah-mudahan masyarakat yang ingin berburu bisa berpikir berulang kali,” jelasnya

Mengantisipasi maraknya perburuan liar, Petugas TNGGP akan bekerja sama dengan aparat kepolisian.

“Saat ini yang lebih penting yaitu bagaimana mencari penyelesaian konflik manusia dengan satwa liar yang berada di wilayah Ciambar dan Resort Bogodol,” pungkasnya

Reporter: Ilham Nugraha/Ifan | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Warga Meninggal Dunia
Sampah di Padaasih Cisaat Identik dari SPPG, Ilyas: Kami Tetap Turun Bersihkan!
Cuaca Ekstrem, TPT Irigasi di Kadulawang Sukabumi Ambruk Timpa Rumah Warga
Polusi Debu Proyek Tol Bocimi Seksi 3 Menghantui Warga Karangtengah Sukabumi
20 Tahun Tanpa Obat, Pelaku Pembacokan di Gunungguruh Positif Gangguan Jiwa Berat!
Long Weekend, Exit Tol Parungkuda Hingga Simpang Ratu Cibadak Padat Merayap
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Cicantayan, Sekda: Citra Sukabumi Tercoreng
Tragis, Pencari Rumput Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Cijambe

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 20:39 WIB

Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Warga Meninggal Dunia

Senin, 13 April 2026 - 20:58 WIB

Sampah di Padaasih Cisaat Identik dari SPPG, Ilyas: Kami Tetap Turun Bersihkan!

Senin, 13 April 2026 - 20:24 WIB

Cuaca Ekstrem, TPT Irigasi di Kadulawang Sukabumi Ambruk Timpa Rumah Warga

Senin, 13 April 2026 - 17:40 WIB

Polusi Debu Proyek Tol Bocimi Seksi 3 Menghantui Warga Karangtengah Sukabumi

Rabu, 8 April 2026 - 13:58 WIB

20 Tahun Tanpa Obat, Pelaku Pembacokan di Gunungguruh Positif Gangguan Jiwa Berat!

Berita Terbaru

HEADLINE

Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Warga Meninggal Dunia

Kamis, 16 Apr 2026 - 20:39 WIB

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777