Gelombang Tinggi, Wisatawan Diimbau Tidak Berenang saat Berlibur ke Palabuhanratu

Sabtu, 26 Desember 2020 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para wisatawan diimbau tidak berenang seiring meningginya gelombang laut di sepanjang Pantai Palabuhanratu. Foto: ifan/jurnalsukabumi.com

i

Para wisatawan diimbau tidak berenang seiring meningginya gelombang laut di sepanjang Pantai Palabuhanratu. Foto: ifan/jurnalsukabumi.com

JURNALSUKABUMI.COM – Para wisatawan yang menghabiskan waktu liburan tahun baru di sepanjang Pantai Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi diimbau meningkatkan kewaspadaan. Imbauan itu seiring meningginya gelombang laut. 

Kapolres Sukabumi, AKBP M Lukman Syarif mengingatkan, kondisi permukaan laut saat ini tengah meninggi. Maka itu, polisi menggandeng bersama life guard, Satpol Air, dan Kodim 0622/Palabuhanratu gencar turun ke beberapa pinggiran pantai. 

“Kami bersama-sama terus mengingatkan agar wisatawan saat ini jangan dulu berenang. Karena permukaan laut tengah meningkat,” ingat Lukman kepada jurnalsukabumi.com, Sabtu (26/12/2020).

Pantauan di lokasi, tim gabungan dengan memakai pengeras suara mengingatkan para wisatawan agar tidak berenang. Di beberapa titik juga terlihat rambu-rambu pengingat.

“Wisatawan diimbau untuk tidak berenang. Juga jangan terlalu dekat dengan pinggir pantai. Kami akan terus mengingatkan wisawatan akan hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya. 

Di samping itu, di beberapa titik petugas juga tampak sibuk memeriksa surat hasil pengecekan rapid test antigen sesaat memasuki pantai Palabuhanratu. Kendati demikian, sejauh ini di beberapa titik pantai masih terlihat normal, belum ada peningkatan wisatawan yang membludak.

Reporter: Ifan | Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran
Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan
Api Cepat Merambat di Ciptamulya, Kodim 0622 Sukabumi Bantu Kendalikan Kebakaran
Kasepuhan Ciptamulya Terbakar Hebat, Rumah Adat hingga Permukiman Ludes
Laka Maut Pasutri di Cijalingan Sukabumi, Suami Tewas Terlindas Truk dan Istri Patah Kaki
Korban Jiwa Kembali Berjatuhan, Tambang Ilegal Masih Marak di Sukabumi
Lilin saat Listrik Padam Berujung Petaka, Tiga Bocah Meninggal dalam Kebakaran di Sukabumi
Dua Kios Terbakar di Parungkuda, Satu Orang Alami Luka Bakar

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 10:37 WIB

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:56 WIB

Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:48 WIB

Api Cepat Merambat di Ciptamulya, Kodim 0622 Sukabumi Bantu Kendalikan Kebakaran

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:03 WIB

Kasepuhan Ciptamulya Terbakar Hebat, Rumah Adat hingga Permukiman Ludes

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIB

Laka Maut Pasutri di Cijalingan Sukabumi, Suami Tewas Terlindas Truk dan Istri Patah Kaki

Berita Terbaru