Pemprov Jawa Barat Larang Perayan Nataru 2021

Selasa, 15 Desember 2020 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melarang sagala bentuk perayaan tahun baru 2021 mendtang, pelarangan tersebut dengan tujuan meminimalisir potensi klaster baru yang berujung kerumunan dan penyebaran covid-19.

Selain larangan perayaan tahun baru, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan pemerintah memutuskan setiap wisatawan yang hendak mengunjungi lokasi wisata harus menunjukan hasil rapid test antigen. Lokasi wisata yang biasanya dikunjungi wisatawan antara lain Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat dan Pangandaran.

“Kenapa itu dilakukan? Karena dari kesimpulan data, libur panjang kemarin meningkatkan kasus COVID-19 cukup signifikan dan membebani rumah sakit cukup signifikan. Belajar dari pengalaman itu, maka kita ingin memastikan tamu yang datang dan pergi, itu adalah mereka-mereka yang bersih dari COVID-19.”

“Dan, kita tidak akan menggunakan lagi rapid test antibodi tadi sudah disarankan kita akan hentikan sama sekali,” ujar Ridwan Kamil dalam keterangan daring dari Kantor Gubernur Jawa Barat, Bandung, Senin, 14 Desember 2020.

Namun, kendala yang dihadapi oleh pemerintah setempat, yaitu tingginya keterisian rumah sakit yang hampir penuh. Kendala lainnya adalah pencatatan data pasien harian dan lampau yang selalu ganda ditampilkan.

“Untuk itu akan ada perbaikan dari segi teknologi seperti yang dikatakan oleh Menteri Luhut. Nanti semoga tidak ada lagi double data COVID-19 seperti ini,” sebut Ridwan Kamil.

Reporter: Ifan/Net II Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Akses KA Menuju Sukabumi Terganggu, Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan
Arnold Herman Sama, Mahasiswa Nusa Putra University Menang Debut Tinju di Leindel Combat Sport Vol 2
Hergun: Narasi Inkonstitusional Saiful Mujani Ancam Fondasi Demokrasi dan Konstitusi
Hergun Soroti Dilema WFH dan “Rapor Merah” Sengketa Lahan yang Hambat Investasi di Tangerang
GMNI Sukabumi Desak Pemerintah Bongkar Dalang Intelektual Penyiraman Air Keras Aktivis
Viral Video Pesan Wanita Iran untuk AS-Israel, Hergun: Suara Perempuan Adalah Alarm Perdamaian
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Hadiri Silaturahmi Bersama Gubernur Jawa Barat di Gedung Sate
Hergun Sebut Pertemuan Prabowo-Megawati di Istana Merdeka Jadi Simbol Estetika Politik 

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 08:18 WIB

Akses KA Menuju Sukabumi Terganggu, Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan

Rabu, 15 April 2026 - 10:14 WIB

Arnold Herman Sama, Mahasiswa Nusa Putra University Menang Debut Tinju di Leindel Combat Sport Vol 2

Kamis, 9 April 2026 - 07:30 WIB

Hergun: Narasi Inkonstitusional Saiful Mujani Ancam Fondasi Demokrasi dan Konstitusi

Selasa, 7 April 2026 - 17:07 WIB

Hergun Soroti Dilema WFH dan “Rapor Merah” Sengketa Lahan yang Hambat Investasi di Tangerang

Rabu, 1 April 2026 - 13:25 WIB

GMNI Sukabumi Desak Pemerintah Bongkar Dalang Intelektual Penyiraman Air Keras Aktivis

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777