Ada Batu Besar Jatuh, Korban Pergerakan Tanah Dirikan Tenda di Cibadak

Senin, 14 Desember 2020 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pasca pergerakan tanah yang melanda puluhan rumah dan fasilitas umum di Desa Neglasari, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (11/12/20). Sejumlah warga setempat medirikan tenda besar milik Kementerian Sosial RI di halaman warga terdampak.

Ketua RW 008/004 Suhendri (35) saat ditemui sejumlah awak media mengatakan, bahwa pergerakan tanah sampai saat ini masih terjadi setiap sore hingga malam hari. Bahkan Informasi dari warga ada material batu berukuran besar yang jatuh ke pesawahan milik warga.

“Iya betul, Hingga saat ini pergerakan tanah masih terjadi setiap harinya terjadi saat sore dan malam hari, kita bersama warga saat ini mendirikan tenda dan nantinya untuk digunakan warga yang mengungsi akibat pergerakan tanah yang setiap harinya selalu terjadi,” ungkap Suhendri, kepada jurnalsukbumi.com.

Sambung Ketua RW ini, dikabarkan warga kemarin sore ada batu besar jatuh dari tebing ke pesawahan warga dan rumah warga yang tadinya miring hingga roboh.

“Sempat ada informasi dari warga, ada batu besar jatuh ke pesawahan warga, hingga rumah warga roboh,” katanya

Hal senada diungkapkan Dadan Suryana selaku tokoh masyarakat, pergerakan tanah hingga saat ini selalu terjadi dan dalam kurun waktu dua hari ini 1/2 meter lebih retakan tanah terjadi. Tenda yang saat ini didirikan mudah-mudahan warga nyaman dan kepada pemerintah agar bantuan datang secepatnya.

“Iyaa selalu terjadi sampai saat ini dan kurun waktu dua hari ini hingga setengan meter retakan tanah terjadi akibat pergerakan tanah. tenda-tenda yang saat ini dipasang semoga warga nyaman dan bisa digunakan serta kami berharap bantuan pemerintah datang,” pungkasnya

Reporter : Ifan || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru